Pancaroba Berpotensi Terjadi Angin Kencang dan Banjir

user
ivan 22 September 2018, 09:54 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Saat pancaroba atau pergantian musim kemarau ke musim hujan, bencana angin kencang dan banjir berpotensi terjadi. Saluran drainase supaya dibersihkan dan pohon rindang dikurangi rantingnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan STp MT menjelaskan hujan yang turun Kamis (20/09/2018) kemarin menunjukkan sudah mulai terjadi pancaroba. Biasanya pancaroba sangat rawan terjadinya bencana angin kencang dan banjir.

Baca juga :

Dana Penanggulangan Krisis Air Menipis

DIY Mendekati Akhir Musim Kemarau

"Kami minta masyarakat lebih waspada. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pancaroba sering terjadi bencana baik angin kencang maupun banjir," jelas Makwan.

Menurutnya, pancaroba biasanya ditandai dengan perubahan cuaca yang ekstrem yaitu dari panas berubah mendung. Perubahan itu memicu terjadi angin kencang.

"Warga jangan berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan. Dikhawatirkan terjadi angin kencang dan pohon atau baliho bisa tumbang," ujarnya.

Di samping itu, bencana banjir di daerah permukiman juga perlu diwaspadai. Banjir itu terjadi karena saluran drainase tersumbat sampah. Sementara pancaroba ini, intensitas hujan cukup deras dengan waktu yang pendek.

"Karena saluran drainase tersumbat, sehingga air meluap di jalan. Biasanya ini terjadi di daerah permukiman dan jalan raya," imbuhnya. (Sni)

Kredit

Bagikan