Tanamkan Pendidikan Karakter, Murid MAN 5 Sleman Ikut Manasik Haji

user
tomi 26 Agustus 2018, 15:42 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Guna memberikan pembelajaran praktik pendidikan keagamaan MAN 5 Sleman menggelar manasik haji di Komplek Kantor Desa dan Lapangan Mororejo Tempel Sleman, Sabtu (25/08/2018).

Layaknya ibadah haji di Mekah peserta manasik haji yang berjumlah 208 siswa dengan 25 guru pendamping mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki dan mukena puti-putih bagi peserta perempuan. kegiatan dimulai pukul 07.30 sampai pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA :

Pemerintah Lakukan Ini Agar Kurangi Jemaah Haji yang Wafat di Tanah Suci

4 September, Jamaah Haji Yogyakarta Kembali ke Tanah Air

Kepala MAN 5 Sleman Drs. Aris Fu’ad menjelaskan manasik haji ini Sebagai bentuk kegiatan spiritual keagamaan dengan tujuan menanamkan pendidikan karakter untuk mewujudkan generasi yang bertakwa. Salah satunya dengan  menggiatkan pendidikan keagamaan yang menjadi salah satu program unggulan madrasah.


"Sesuai dengan visi MAN 5 SLeman yaitu bertakwa, terampil mandiri dan peduli lingkungan maka tidak cukup siswa mempunyai prestasi akademik saja, namun dalam kehidupan kesehariannya kering dari praktik ibadah. Karena itu manasik haji ini sabagai salah satu ikhtiar dari pihak madrasah agar praktik ibadah diwujudkan dalam kegidupan sehari-hari bagi para siswa,” jelas Kepala MAN 5 Sleman Drs. Aris Fu’ad.

Aris Fu’ad menambahkan kegiatan manasik haji tidak hanya untuk tujuan akademik saja, tetapi bagi siswa diharapkan bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan para siswa, sehingga tidak melulu mengejar prestasi akademik semata. "Prestasi di madrasah kami sudah cukup baik, misalnya di bidang akademik ataupun olah raga, sudah banyak yang juara olimpiade ataupun juara di ajang kejuaraan olah raga, namun semua itu harus diimbangi dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik, salah satunya melalui kegiatan manasik haji ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan manasik haji ini para siswa mempraktikan tata cara umrah dan ibadah haji baik syarat, rukun dan wajibnya. Selain itu juga dijelaskan cara pelaksanaan ibadah haji tamathuk, ifrad dan qiran.

Ketua panitia kegiatan dan sekaligus Amirul Hajj, Drs. H. Suharyanto, MA menyampaikan Selain aspek keilmuan, tujuan manasik haji ini untuk pembinaan keagamaan sebagai program yang digiatkan di madrasah agar terbentuk karakter posotif  bagi siswa. Setelah diberi teori manasik atau simulasi ibadah haji, diharapkan dapat memberi sedikit gambaran tentang pelaksanaan ibadah haji sejak dini. (*)

Kredit

Bagikan