Tekan Perceraian, Calon Pengantin Wajib Kursus

user
ivan 15 Agustus 2018, 13:17 WIB
untitled

SRAGEN, KRJOGJA.com - Kementerian Agama (Kemenag) Sragen membuat terobosan dengan memberikan bimbingan atau kursus perkawinan bagi calon pengantin yang telah mendaftar di Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah ini sebagai upaya menekan angka perceraian yang selama ini cukup tinggi.

Pembekalan diberikan selama dua hari penuh dengan materi segala hal yang berkaitan dengan pernikahan. Pelatihan yang digelar di aula Kantor Kemenang Sragen ini diikuti puluhan pasang calon pengantin yang telah mendaftar di KUA.

Kepala KUA Sragen Kota, Moch Fadlan di sela memberikan pembekalan kepada calon pengantin Rabu (15/08/2018) mengatakan, kursus atau bimbingan perkawinan bagi calon pengantin mendasarka pada Peraturan Dirjen Binmas Islam Kemenag tahun 2018. Peraturan itu menyebutkan bahwa kursus bagi calon pengantin sangat diperlukan.

Menurut Fadlan, tujuan digelarnya bimbingan ini untuk menyiapkan calon pengantin sebelum mengarungi bahtera rumah tangga. Dengan semakin siap dan matangnya calon pengantin mengarungi rumah tangga, ketahanan keluarga dan masyarakat akan semakin kokoh.

"Salah satu yang melatarbelakangi diadakannya kursus pra nikah adalah fenomena tingginya angka perceraian. Mudah-mudahan kursus bisa menjadikan fondasi keluarga yang kokoh, sakinah mawadah warahmah, dan mampu menjadi benteng ketahanan bangsa," jelasnya.

Ditambahkan Fadlan, setidaknya ada 8 materi yang disampaikan dalam pembekalan calon pengantin. Mulai dari mendidik anak, manajemen ekonomi sampai materi reproduksi. "Angka perceraian di Sragen terbilang tinggi. Ke depan semua warga Sragen yang akan menikah, akan diwajibkan mengikuti bimbingan atau pembekalan seperti ini," tandasnya.

Sementara, salah satu pemberi materi bimbingan, Al Qomar menyampaikan, untuk memasuki masa pernikahan tidak cukup hanya modal cinta saja. Terpenting adalah kesiapan mental calon pengantin, karena pernikahan akan menyatukan dua orang yang berbeda karakter ataupun kepribadian. (Sam)

Kredit

Bagikan