Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman KH Salimi

user
ivan 01 Agustus 2018, 09:53 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Ribuan pelayat mengantarkan jenazah KH Salimi dari kediaman Kompleks Ponpes As Salimiyyah Cambahan Gamping ke peristirahatan terakhir di Makam Masjid Pathok Negara Mlangi, Selasa (31/07/2018). KH Salimi merupakan sosok panutan yang kiprahnya tidak perlu diragukan lagi baik di organisasi keagamaan dan lainnya.

Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduqi sela pemberangkatan jenazah mengatakan, banyak amanah yang ditinggalkan KH Salimi kepada keluarga, santri dan masyarakat. Khususnya keberadaan Ponpes As Salimiyyah yang harus diteruskan pengelolaannya demi kemajuan Islam.

Baca juga :

Kyai Ikut Andil Berdirinya Negara Indonesia

FKY Tahun 2018 Libatkan Ponpes dan Gereja di Yogyakarta

Terpisah, menantu almarhum, KH Mabarun menjelaskan, KH Salimi yang berpulang di usia 77 tahun merupakan sosok yang disiplin dan tegas dalam pendirian. ”Paling tidak selesai pendidikan dasar seluruh anak dan cucunya disuruh mondok dan ngaji. Hukumnya wajib untuk mondok karena beliau berharap keturunannya menjadi pengajar agama,” tutur KH Mabarun.

Menurutnya, berdakwah menjadi hal wajib yang harus dijalani. Karena itu menurut Mabarun, KH Salimi tidak pernah memaksa anak cucunya untuk bekerja. ”Beliau selalu sampaikan, tidak usah terlalu dipikirkan soal kerjaan dan materi. Kalau ngladeni ilmu pasti akan diladeni ilmu. Begitu juga ngladeni Allah SWT juga akan diladeniAllah SWT,” ungkapnya.

Bagi keluarga, sosok almarhum juga menjadi tokoh yang sangat dekat dengan masyarakat, pintar dalam bergaul dan mengayomi. ”Prinsip dan pendirian kuat beliau yang selalu dikenang keluarga,” katanya. (Feb)

Kredit

Bagikan