Wisatawan Pantai Kebumen Dihimbau Berhati-hati

user
ivan 26 Juli 2018, 15:15 WIB
untitled

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Pasca dua kali serangan gelombang pasang pada Rabu (18/07/2018) dan Rabu (25/07/2018) yang menerjang dan memporakporandakan obyek-obyek wisata pantai di Kebumen dari Kecamatan Mirit, Ambal, Buluspesantren, Petanahan, Puring, Buayan dan Ayah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen menghimbau wisatawan agar ekstra berhati-hati saat mengunjungi kawasan pantai terdampak serangan gelombang pasang.

"Kendati ketinggian ombak hari ini sudah menurun dan jangkauannya ke arah pantai tak sejauh kemarin, namun karakter deburan beserta hempasannya ke pantai masih terlihat kencang dan keras," ujar Kasi Usaha dan Jasa Sarana Pariwisata Disporawisata Kebumen, Nasirudin SIP, di tengah peninjauan di obyek wisata Pantai Suwuk  Kecamatan Puring Kebumen, Kamis (26/07/2018).

Ketinggian ombak yang menyerang kawasan pantai Kebumen pada Selasa (24/07/2018) malam hingga Rabu (25/07/2018) pagi mencapai 5 meter hingga 8 meter dengan jangkauan hempasan ombak sejauh 20 meter hingga 25 meter melewati bibir pantai. Sedangkan pada Kamis (26/07/2018), ketinggian ombak maksimal 2 meter dan hempasannya tak melewati bibir pantai.

"Akibat dua kali serangan gelombang pasang itu 174 warung di Pantai Suwuk rusak, terdiri dari 5 warung permanen dan 10 warung semi permanen rusak parah serta 85 warung permanen dan 74 warung semi permanen rusak ringan. Sebagian besar paving blok di sini juga dipenuhi pasir cukup tebal," ujar Nasirudin.

Secara keseluruhan, di obyek wisata pantai Kebumen ada 281 warung makan rusak, terdiri dari 51 buah rusak parah, 15 buah rusak sedang dan 215 rusak ringan. Sedangkan di Pantai Lembupurwo Kecamatan Mirit, 10 warung dan 30 jaring nelayan hanyut terbawa gelombang.

Sejak Kamis pagi petugas mulai membereskan bahan-bahan bangunan dan perangkat warung-warung yang berantakan dan menyapu sampah yang memenuhi kawasan Pantai Suwuk. Sedangkan warga masyarakat banyak yang berkunjung untuk melihat sisa-sisa serangan gelombang pasang.

Bahkan, Rakor Dinas Perhubungan Se Eks Karesidenan Kedu tetap dilangsungkan di salah satu restoran di depan pintu gerbang Obyek Wisata Pantai Suwuk. Begitu pula aktifitas berwisata sekelompok komunitas pecinta mobil dari Jakarta. (Dwi)

Kredit

Bagikan