Warga Wonoboyo Kurang Minati OP Beras, Kenapa?

user
danar 26 Januari 2018, 01:50 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Antusiasme warga pada operasi pasar (OP) beras medium yang digelar Bulog dan Pemkab Temanggung di sejumlah pasar tradisional di kabupaten tersebut tergolong tinggi. Bulog dan pemkab terpaksa menambah kuota untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung Roni Nurhastuti mengatakan dari lima titik OP beras medium yang telah digelar menunjukkan antusiasme warga untuk mendapatkan beras. Contohnya, di Kecamatan Tretep OP beras dari kuota 5 ton menjadi 22 ton dan Kecamatan Parakan menjadi 7,5 ton dari 5 ton.

"Hanya OP di Kecamatan Wonoboyo yang kurang antusias, di sana hanya sekitar 2 ton, karena warganya banyak mengkonsumsi jagung sebagai makanan utama," katanya, ditemui disela OP beras di pasar Temanggung, Kamis (25/1/2018).

Dia mengatakan di pasar Temanggung dari kuota 5 ton yang disediakan langsung ludes diserbu. Pada Rabu (31/1/2018) mendatang akan kembali digelar OP di tempat yang sama dan disediakan 10 ton.

Dikemukakan, OP beras medium yang digelar bertujuan untuk menstabilkan harga beras medium di lapangan dan menjaga pasokan di pasar. Pada OP ini beras dijual Rp 9000 per kilogram, sedangkan di pasar kini beras dengan kualitas yang sama telah mencapai Rp 11 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram.

Untuk keberhasilan OP beras medium, dia menyampaikan belum diketahui sebab belum dilakukan survey. Survey akan dilakukan setelah OP selesai, sementara sejumlah tempat kemungkinan juga digelar OP.

Kepala gudang beras Bulog Bengkal Temanggung, Ikhsan Karisma, mengatakan pada tiap OP beras medium disediakan 5 ton beras. Namun jika permintaan masyarakat tinggi akan ditambah lagi dengan OP dilain hari sebab pihaknya terkendala pengemasan.

"Nanti ada OP lagi ditempat yang sama, Kami akan kemas beras dahulu sejumlah yang aan digunakan OP" katanya.

Ketersediaan beras medium di gudang Bulog Bengkal Temanggung, dia mengemukakan  antara 1600 hingga 1700 ton beras. Jumlah itu cukup untuk 3 bulan ke depan. Ketersedaiaan itu sudah termasuk untuk OP beras medium. (Osy)

Kredit

Bagikan