Donor Darah di Eterniskin (AA Skincare) Disambut Antusias

user
tomi 28 April 2019, 12:22 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com -

Acara Jalan sehat, donor darah dan Gathering "Everlasting Beauty and Confidence" bersama dr Andreas Widiansyah Sp.KK mewarnai peringatan Hari Kartini yang digelar klinik perawatan kulit  Eterniskin (AA Skincare) di gedung AA Skincare, Jalan  Kebangkitan Nasional No 45A , Sriwedari, Solo, Minggu (28/4/2019).

Dr Josephine Anita Dewijanti owner Eterniskin (dahulu AA Skin Care) didampingi dr Andreas Widiansyah Sp KK FIN DV FAADV salah seorang pengurus  PP PERDOSKI  (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia  , Minggu (28/4/2019) kepada wartawan mengatakan pihaknya berupaya untuk mengedukasi masyarakat khususnya kaum perempuan agar kulitnya sehat, cantik, dan bercahaya.

"Ditengah membanjirnya obat untuk perawatan kulit baik yang dijual melalui toko online maupun di jual bebas, calon konsumen harus pintar memilih, jangan sembarang membeli obat perawatan kulit yang terkadang malah bisa berdampak ruam kemerahan atau jerawat bila ternyata obat yang dibeli tidak cocok dengan kulit wajah si pasien," katanya.

Dipaparkan oleh dr Josephine Anita masyarakat di era digital ini jangan mudah percaya dengan iklan di tempat perawatan kulit online yang memajang foto sosok perempuan, sebelum ( before ) menggunakan obat maupun treatment wajahnya nampak jelek dan kulitnya keriput. Namun setelah itu (after ) wajah perempuan jadi cantik berseri- seri. Tentu dengan keterangan setelah mengkonsumsi obat kecantikan tertentu atau menjalani treatment khusus ala klinik online tersebut.

Menurut dr Josephine Anita sangat penting bagi kaum wanita untuk terlebih dahulu konsultasi dengan ahlinya yakni dokter spesialis kulit sebelum memutuskan untuk menjalani terapi perawatan kulit wajah atau memilih jenis obat perawatan kulit tertentu.

"Dengan langsung bertemu serta diperiksa jenis kulitnya oleh dokter spesialis kulit, maka bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misal alergi, si pasien dapat berkonsultasi langsung dengan dokternya. Hal ini tentu berbeda bila si pasien memutuskan beli sendiri di toko online, siapa dokter yang bertanggung jawab akan kesulitan melacaknya,"ujar dr

Josephine Anita.

Kegiatan donor darah diikuti sekitar 50 orang warga, sedang gerak jalan sehat pesertanya sekitar 100 orang keluarga karyawan. (Hwa)

Kredit

Bagikan