Pemkab Sukoharjo Resmi Terapkan Uji Tera Mandiri

user
tomi 22 April 2019, 15:26 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pemkab Sukoharjo untuk kali pertama menerapkan tarikan retribusi uji tera pada tahun 2019. Hingga awal April sudah ada pemasukan sebesar Rp 21.715.000. Nilai tersebut kemungkinan besar masih akan bertambah sampai akhir tahun.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Senin (22/4) mengatakan, penerapan tarikan retribusi tera dilakukan secara resmi oleh Pemkab Sukoharjo pada tahun 2019 setelah mendatkan izin resmi dari pemerintah tahun 2018 kemarin.

Uji tera dilakukan pada timbangan jembatan, timbangan pasar, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).  Untuk melaksanakan uji tera tersebut Pemkab Sukoharjo selain sudah memiliki izin juga telah membentuk Unit Meterologi Legal (UML). Keberadaan UML sangat penting sebagai lembaga resmi Pemkab Sukoharjo dalam melakukan tarikan retribusi.

Keberadaan UML juga membantu bagi para pelaku usaha seperti pemilik SPBU dan SPBE. Sebab kedua pengusaha tersebut juga membutuhkan uji tera ditempat usaha sebagai pemenuhan syarat.

“Dari sisi petugas dan alat sudah siap semua dan uji tera juga telah diterap. Sudah ada beberapa SPBU, SPBE dan jembatan timbang dilakukan uji tera,” ujarnya.

Data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo sampai awal April sudah ada 18 unit uji timbangan jembatan, 24 unit SPBU, 345 nozel SPBU, 20 timbangan pasar, 1.845 unit timbangan di luar pasar. (Mam)

Kredit

Bagikan