Mensos Ajak Masyarakat Perangi Hoaks dan Masalah Sosial

user
tomi 01 Maret 2019, 13:06 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com -  Mensos Agus Gumiwang di Jakarta Jumat (1/3 2019) mengajak semua pihak mengentaskan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), juga memerangi hoaks.

Selain itu, kata Mensos memerangi kemiskinan yang ada di lingkungan agar masyarakat bisa berkembang secara baik. Pada 2018, ujarnya, Kemensos mampu menekan angka kemiskinan. Untuk itu, dia memberi apresiasi pada para relawan. Dikatakannya, hasil survei BPS September 2018 lalu, angka kemiskinan yang ada di Indonesia sudah berhasil ditekan dari 9,8 sekarang menjadi 9,66.

"Bukan hanya angka kemiskinan, generasi juga sudah membaik, sudah pada titik 0,381," ujarnya. Revolusi industri 4.0, kata Mensos, merupakan peluang bagi Indonesia. Untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara yang relatif maju.

Dicontohkannya, kemajuan teknologi yang bisa dikombinasikan dalam usaha mengentaskan kemiskinan. Di sisi lain, pafa kesempatan itu Mensos mengajak para relawan untuk memerangi hoax.

Menurut dia, hoax patut diperangi karena bisa berimbas pada munculnya masalah sosial. Dikemukakannya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk berbohong dan menyebarkan kebohongan.

Untuk itu, para relawan sempat membuat kesepakatan untuk bersatu memerangi hoax. Hoax, jelas Mensos, kalau didiamkan bisa menjadi masalah sosial yang ada di masyarakat. "Kita harus punya pandangan seragam, antara pemerintah pusat-daerah maupun masyarakat, untuk memerangi hoax," tuturnya. (Ati)

Kredit

Bagikan