Pemilik Ladang Ganja 1,5 Hektare Jadikan Yogya Sebagai Pasar

user
agung 19 Februari 2019, 10:45 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Ey (42) melihat adanya potensi bisnis menggiurkan di Yogyakarta. Sebagai pemilik ladang ganja seluas 1,5 hektar ia mengincar kota pendidikan ini sebagai pasar.

Ey adalah pemilik ladang ganja seluas 1,5 hektar di Kampung Nedang Kutamanah Sukasari Purwakarta Jabar. Ia dibekuk oleh tim dari Polrestas Yogya untuk selanjutnya diboyong, Senin (18/2/2019)

Kapolresta Yogya Kombes Pol Armaini seperti dilansir dari harianmerapi.com  mengatakan tersangka Ey mengaku memang sengaja menjual ganja ke Yogya.

Dia melihat potensi bisnis ganja di kalangan mahasiswa Yogya. Apalagi temannya, As kuliah di Yogya. Dia kemudian mengajak As untuk berbisnis ganja.

“Pengakuannya hanya di wilayah Yogya saja peredarannya. Tapi masih kami kembangkan lagi,” jelas Armaini. Dikatakan Kombes Pol Armaini, As dan Ya merupakan teman sejak kecil.

Baca Juga : 

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto, mengatakan terungkapnya pengedar ganja hingga pemilih lahan ganja di Purwakarta ini bermula saat As di wilayah Tempel Sleman pada Rabu (13/2) silam.

Dari keterangan As, polisi mendapatkan 101 paket ganja yang dibungkus koran. Namun, ganja yang diedarkan As tidak seperti ganja pada umumnya. Kondisinya tidak terlalu kering dan tidak dipress sehingga muncul dugaan ganja baru saja dipetik. Kemudian polisi mengembangkan temuan ini.

“Anggota menuju ke Karawang untuk menangkap kurir ganjanya, yakni Ya. Pada Jumat (15/2) tengah malam, Ya berhasil ditangkap,” jelas Yuliyanto.

Dalam penanangkapan itu, polisi tidak menemukan barang bukti ganja. Namun di HP tersangka Ya terdapat percakapan pemesanan ganja dan bukti transaksi.

Ya mengakui, jika dirinya memasok ganja kepada As. Namun, ganja-ganja itu berasal dari Ey.

Pada Sabtu (16/2) siang, polisi berhasil meringkus Ey. Dalam pemeriksaan, Ey mengaku jika ganja merupakan hasil pertaniannya sendiri. Ia menanam dan mengelola sendiri ladang ganja di Kampung Bedeng Kutamanah Sukasari Purwakarta Jabar, di pinggiran Waduk Jatiluhur. (Riz) Artikel lengkap bisa di harianmerapi.com

Kredit

Bagikan