TPS 16 Selakambang Gunakan Bahasa Ngapak

user
ivan 17 April 2019, 14:42 WIB
untitled

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 di Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga didesain dengan konsep tradisional dan berbahasa ngapak. Semua meja dibalut dengan anyaman daun kelapa. Kalimat penunjuk dan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan warga pemilih juga ditulis dan diucapkan menggunakan bahasa Banyumasan yang medok alias ngapak.

"Kami mengajak anggota KPPS berkreasi di ruang TPS," tutur Idha Muanar, ketua KPPS di TPS 16, Desa Selakambang, Rabu (17/04/2019).

Desain ruang TPS berkonsep tradisional itu untuk membuat suasana TPS tidak kaku, tidak menegangkan, familiar dan sekaligus sebagai daya tarik pemilih agar bersedia hadir dan menyalurkan hak pilihnya. Suasana yang segar itu juga dibutuhkan KPPS yang harus menjalani tugas berat dan mengurangi kejenuhan dan kelelahan.

Papan nama di atas meja juga menggunakan bahasa ngapak, seperti senthong noblos (bilik coblosan), wadah toblosan (kotak suara), nggon mangsi (tempat tinta), nggon ndaftar (tempat pendaftaran), dan nggon teken (tempat  tanda tangan).

Nama dan petugas TPS juga menggunakan bahasa daerah. Seperti Pengarep (Ketua KPPS), Kacung (Anggota KPPS), sing nyekseni (Saksi), dan sing ngawasi (Panwas). (Rus)

Kredit

Bagikan