PPPPTK SB Kolaborasikan Seniman dan Media

user
agus 02 Mei 2019, 14:36 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK), menjadi pusat pengembangan tenaga pendidik bidang seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, keberadaan PPPPTK berlokasdi di Jalan Kaliurang Km 12,5, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik Sleman, terkesan di menara gading, ingin berkolaborasi, bersinergi dengan seniman, budayawan serta insan media di Yogya. Karena itu, perlu dirintis membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) PPPPTK, Seniman dan Media untuk berkolaborasi dengan membuat program yang ikut mengembangkan seni dan budaya di Yogya.

Hal tersebut disampaikan Kepala PPPPTK Drs Muhadjir MA, saat dialog budaya PPPPTK, Seniman dan insan Media di Hotel Grand Zury Jalan Margo Utomo 18, Yogya, Selasa (30/4) malam. Dialog tersebut, menampilkan pembicara Dosen Diskom ISI Yogyakarta Dr Sumbo Tinarbuko, Drs Octo Lampito MPd 'Pimred SKH Kedaulatan Rakyat', dan Dr Ir Ahmad Rizaldi (pemerhati pendidikan), dihadiri sejumlah seniman diantaranya Prof Kasidi, Chaerul Slamet, Bambang Paningron, Kuss Indarto, Ketua PWI DIY Drs Sihono MSi, sejumlah insan media cetak, elektronik dan jajaran staf PPPTK.

Octo Lampito mengatakan, PPPPTK mempunyai tenaga ahli bidang seni bidaya dan budaya serta 18 studio yang memadai. Keinginan dari PPPPTK merintis membentuk Sekber seniman dan media ini, sangat menarik untuk berkolaborasi memajukan seni budaya dan pariwisata di Yogya. industri kerajinan di DIY sangat banyak. Hanya saja, pelaku UMKM kerajinan ini, perlu meningkatkan kualitas dengan diberi pelatihan. PPPPTK yang mempunyai tenaga ahli pendidik dan fasilitas perlu secara kongkrit memberi 'workshop' para pelaku UMKM kerajinan di DIY. Selain itu, juga program Sekber yang berpusat kolaborasi seniman dan media membuat program mengembangkan seni budaya di Yogya," papar Octo Lampito.

Sumbo Tinarbuko mengatakan, PPPPTK setuju membikin Sekber seniman dan media, untuk membikin berbagai program yang ikut mendukung pengembangan seni budaya di Yogya. Setelah terbentuk, perlu PPPPTK membikin branding dengan program-program nyata dan melibatkan anak-anak muda yang menguasai teknologi informasi. "Yang penting, keberadaan Sekber PPPTK, Seniman dan Media, bisa berkolaborasi dengan membikin program seni budaya yang menarik masyarakat," kata Sumbo Tinarbuko. (Cil)

Kredit

Bagikan