Tingkatkan SDM, Pemkot Yogya Lanjutkan 'Gandheng Gendhong'

user
agus 11 Juni 2019, 14:31 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparat pemerintah dan masyarakat menjadi target utama Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Khusus untuk SDM di masyarakat, salah satunya terus menjalankan program 'Gandheng Gendhong' agar bisa mengalami peningkatan kesejahteraan.

Tekad untuk meningkatkan SDM ini disampaikan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti saat Refleksi HUT ke-75 Pemkot Yogyakarta, sekaligus Syalawan. Menurutnya, program 'Gandheng Gendhong' bertujuan untuk menyiapkan masyarakat mengakses pasar di industri pariwisata, kuliner, kerajinan maupun industri kreatif lainnya.

"Teknisnya dengan menggalakkan pelatihan pembuatan kolam lele cendol maupun kampung sayur atau lorong buah. Anggaran kelurahan kami konsolidasikan agar mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat, memajukan kampung serta menata lingkungan," imbuhnya.

Selain itu, upaya peningkatan SDM masyarakat dan SDM Pemkot Yogya juga diwujudkan dalam program Siwarga, Do It Kampung serta Gandhes Luwes. Siwarga merupakan sistem informasi berbasis warga yang ada di kelurahan dan kecamatan, Do It Kampung merupakan konsolidasi anggaran untuk penajaman kegiatan berbasis kampung, serta Gandhes Luwes merupakan program untuk penguatan karakter lokal khas Yogya.

Terkait hari pertama masuk kerja PNS, hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Lebaran 2019, Senin (10/6), seluruh pelayanan publik di lingkungan Pemkot Yogya dijamin sudah kembali normal. Sebelumnya selama Ramadan sempat terjadi pembatasan jam kerja pemerintahan dan diikuti pembatasan layanan selama cuti bersama.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, mengungkapkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah memahami aturan mengenai hak libur serta kewajiban mengabdi pada masyarakat. "Seharusnya tidak ada yang membolos pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran. Saya sudah meminta masing-masing kepala dinas untuk mengecek keberadaan pegawainya guna memastikan seluruh layanan sudah normal," urainya.

Kendati sebagian ASN harus meninggalkan tempat kerja untuk halal bihalal, namun akses masyarakat untuk mendapatkan layanan publik tetap berjalan seperti biasa.

Haryadi mengaku, dalam refleksi HUT ke-72 Pemkot Yogya tahun ini pihaknya akan fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), baik bagi aparatur pemerintah maupun masyarakatnya. (Dhi)

Kredit

Bagikan