Waspadai Badai Tropis MUN, Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Pantai Selatan

user
danar 04 Juli 2019, 08:50 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Melalui akun Twitternya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Potensi tinggi gelombang diprakiraan sampai tanggal 8 Juli 2019 gelombang laut masih di atas 3,5 meter.

 

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati BMKG Yogyakarta, Reni Karningtyas dalam keterangannya mengatakan, potensi gelombang tinggi dipicu badai tropis MUN di Laut Cina Selatan, Kamis (04/07/2019).

Berdasarkan update BMKG, tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY Rabu (03/07/19) diperkirakan mencapai 4-5 meter dengan pergerakan dari barat daya menuju timur laut. Sedangkan untuk hari Kamis (hari ini) tinggi gelombang laut diperkirakan antara 3,5-4 meter dengan pergerakan dari barat daya menuju timur laut.

"Gelombang laut itu kita divinisikan normal jbila tinggi gelombang di bawah 2,5 meter. Sedangkan potensi di perairab Selatan DIY lebih dari itu sehingga masyarakat perlu mewaspadai," jelas Reni.

Peningkatan gelombang tinggi terjadi menyusul adanya Tropical Storm MUN 994 hPa di Laut Cina Selatan dan pola sirkulasi angin di Samudera Pasifik utara Papua. Arah angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Selatan - Barat Daya dengan kecepatan 4-25 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu-Enggano, Perairan Selatan Banten, Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut. Sehingga potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir terutama nelayan yang menggunakan moda tranportasi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m) agar selalu waspada. (Ive)

Kredit

Bagikan