Tips Memilih Hewan Kurban Menurut Guru Besar UGM

user
agung 09 Agustus 2019, 08:25 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com –  Hewan kurban identik dengan Idul Adha. Hewan-hewan yang akan dijadikan kurban adalah hewan pilihan, maka saat akan membeli harus jelis. Berikut tips yang diberikan oleh guru besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM Prof Dr drh Bambang Sumiarto SU MSc kepada KRjogja.com.

 “Memang membeli hewan kurban itu pilihan kan, jadi pilihlah yang sehat,” ujar Prof Bambang Sumiarto.

Tips pertama. Dilihat dari cara berdiri dan berjalan.  Hewan kurban sehat dapat berdiri dengan baik, hewan tidak kesusahan saat berdiri. Saat berjalan tidak ada cacat (pincang,buta). Hewan kurban terlihat lincah.

Kedua. Tidak demam. Hewan kurban sapi memiliki suhu normal sekitar  37,5 – 39,5  ÌŠC sedangkan kambing sekitar 38,5 – 40,5  ÌŠC. “Kita juga bisa tahu hewan demam dengan dipegang saja hewan ini terlalu panas atau tidak,” ucap Bambang.

Ketiga. Lubang lubang alami tidak keluar leleran. Jumlah lubang alami ada 5 , yaitu mata, hidung , telinga dan yang lainnya. Mata terlihat cerah.

Keempat. Tidak kurus. Hewan-hewan kurban terlihat berisi, dimana tulang tulangnya tidak terlihat jelas.

Kelima. Hewan kurban memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Dimana hewan kurban sudah diperiksa kesehatannya. Para penjual harus diarahkan  membuaat SKKH untuk hewan kurban yang akan dijual

“Surat kesehatan hewan itulah yang menjamin dan sangat diperlukam, karena, dari sini hewan sudah diambil sample kotoran dan ada tidaknya kandungan cacing di dalamnya,” ujar Prof Bambang Sumiarto. (Ghaniy Pramutama/Magang)

Baca Juga : 

Pantau Hewan Kurban di Sleman, Cacing Hati Paling Diwaspadai

Kredit

Bagikan