Segera Beradaptasi, Pemkab Sukoharjo Mutasi 158 ASN

user
danar 24 September 2019, 21:20 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 158 aparatur sipil negara (ASN) eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Sukoharjo terkena mutasi. Sebagian besar mereka merupakan bidan dan petugas peyuluh lapangan (PPL). Para ASN tersebut diminta segera beradaptasi ditempat kerja yang baru. Pengambilan sumpah dan pelantikan digelar di pendapa Graha Satya Praja (GSP).

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Selasa (24/9/2019) mengatakan, sebanyak 158 ASN yang terkena mutasi rinciannya, pejabat administrasi 10 orang terdiri dari eselon III dan IV, pejabat fungsional 148 orang terdiri dari bidan 126 orang, PPL 18 orang auditor 1 orang, asisten apoteker 3 orang.

ASN yang terkena mutasi semuanya telah mengikuti proses pengambilan sumpah dan pelantikan. Mereka diminta untuk segera menempatkan diri pada posisi jabatan baru.

“Promosi dan mutasi jabatan merupakan hal biasa yang dilakukan di ASN. Hal itu sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat serta peningkatan kinerja pegawai,” ujarnya.

Bupati dihadapan para ASN yang terkena mutasi menjelaskan, sebagai pejabat hendaknya ASN memiliki rasa tanggungjawab tinggi dalam mengemban amanah yang dipercayakan. Selain itu juga memiliki kemauan kuat, wawasan yang luas dan membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan.

ASN juga wajib memprioritaskan pelayanan pada masyarakat sebagai bagian dari tugas kerjanya. Hal itu wajib mengingat ASN ada karena sebagai bagian dari usaha pemerintah melayani masyarakat.

Para ASN juga diingatkan bupati tentang sumpah jabatan yang telah diucapkan untuk senantiasa dihayati. Sebab sumpah tersebut sebagai landasan bekerja.

“ASN harus bekerja dengan profesional dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu bupati juga mengatakan tentang ASN yang terkena mutasi kali ini didominasi bidan. Hal itu wajar mengingat tenaga kesehatan menjadi salah satu bidang yang memiliki banyak pegawai. Mereka tersebar disejumlah wilayah untuk memberikan pelayanan pada masyarakat.

Keberadaan bidan sangat penting dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu juga menunjang kesuksesan program pemerintah. (Mam)

Kredit

Bagikan