Diguyur Abu Vulkanik, Petani Kuatir Rusak Tanaman

user
tomi 30 Januari 2019, 15:44 WIB
untitled

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Guyuran abu vulkanik mengguyur sebagian wilayah Boyolali, Selasa (29/1) malam, akibat guguran lava pijar di puncak Merapi. Meski tak mengganggu aktivitas warga, guyuran abu membuat petani sedikit khawatir karena abu vulkanik bisa merusak tanaman pertanian.

“Terjadi guguran lava di Merapi semalam pukul 20.17 WIB yang mengakibatkan guyuran abu di sebagian wilayah Boyolali karena terbawa angin yang mengarah ke timur, namun tipis saja,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinung Harjo, Rabu (30/01/2018).

Menurut Bambang Sinung wilayah yang paling terguyur abu vulkanik berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) II sisi timur lereng Merapi di wilayah Kecamatan Musuk, yakni Clunthang, Ringin Larik, dan Sangup. Namun intensitas atau ketebalan abu tipis saja dan tak menggangu aktivitas warga.

"Sebagian abu juga sampai di kawasan Kota Boyolali, namun pagi harinya, abu tersebut sudah tersapu angin dan tak meninggalkan bekas. Kita sudah laporkan kondisi tersebut ke Wakil Bupati dan masyarakat juga tidak resah atas kejadian tersebut,” sambungnya.

Bambang Sinung menambahkan sebagai antisipasi dari hujan abu yang sewaktu-waktu bisa terjadi, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 23 ribu masker yang siap didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

“Jika abunya tebal dan berpotensi mengganggu kesehatan atau aktivitas masyarakat, kita sudah siapkan masker untuk dibagikan. Seperti saat letusan freatik tahun lalu, belasan ribu masker juga langsung kita distribusikan,” tambahnya. (Gal)

Kredit

Bagikan