Aspal Bandara Adisutjipto Mengelupas, 18 Penerbangan Tertunda

user
agus 30 November 2019, 14:24 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Landasan pacu atau 'runway' di Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengelupas, Jumat (29/11) pagi. Kondisi tersebut berimbas terhadap aktivitas 18 penerbangan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun KR, informasi adanya weakspot

itu terjadi pukul 06.30 WIB. Tepatnya pada posisi 1.300 meter dari sisi Utara Runway

09 dan lebih dari 5 meter dari center line

. Untuk keselamatan penerbangan, pengelola Bandara Adisutjipto memutuskan untuk melakukan runway closed

atau penutupan runway

pada pukul 06.43 hingga 09.30 WIB, berdasarkan NOTAM B5906/19 NOTAMR B5905/15.

"Penutupan kami lakukan untuk keselamatan penerbangan. Kami juga langsung melakukan perbaikan hingga pukul 08.45 WIB. Aktivitas penerbangan sudah kembali normal pada pukul 09.00 WIB dan sudah ada pesawat yang mendarat," ujar General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama.

Menurut Agus Pandu, setidaknya ada 18 penerbangan yang terdampak. Enam penerbangan holding on ground

, yakni NamAir IN 274 JOG-DPS, Citilink QG 111 JOG-HLP, Wings Air IW 1814 JOG-SUB, Garuda Indonesia GA 275 JOG-CGK, Garuda Indonesia GA 201 JOG-CGK, IW 1844 JOG-SUB dan Lion Air JT 670 JOG-BPN.

Kemudian delapan penerbangan divert

, yaitu Lion Air JT 273 LOP-JOG ke SUB, JT 521 BDJ-JOG ke SOC, JT 667 ke SUB, Garuda Indonesia GA 202 ke SUB, GA 251 ke SUB, Batik Air ID 6360 ke SOC, Air Asia QZ 7556 ke SOC dan QZ 8440 ke SOC.

Selain itu, ada dua penerbangan yang return to appron

yakni Wings Air IW 1814 JOG-SUB dan Citilink QG JOG-HLP. Dua lagi holding

yaitu Garuda Indonesia GA 251 DPS-JOG dan Citilink QG 785 BPN-JOG.

"Operasional penerbangan sudah berjalan normal pada pukul 09.00 WIB, berdasarkan NOTAM B5907/19 NOTAMC B5906/19. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait aktivitas penerbangan pascapenutupan runway tersebut, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan terhadap penumpang di bandara," jelas Agus Pandu. (Awh)

Kredit

Bagikan