BKKBN DIY Gelar Rakerda Bangga Kencana

user
agus 11 Maret 2022, 17:11 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) menyebutkan, selama tahun 2021 telah terjadi penurunan prevalensi angka stunting di Indonesia, yaitu dari 37,67 persen (2019) menjadi 24,40 persen (2021). Hal ini berarti upaya dan intervensi yang telah dilakukan oleh Kementerian dan Lembaga selama ini telah menunjukkan hasil yang baik.

"Untuk mensukseskan percepatan penurunan stunting di Indonesia menjadi 14 persen pada akhir tahun 2024 dibutuhkan dukungan, bantuan dari semua pihak, khususnya mitra pemerintah daerah," kata Tavip Agus Rayanto, Sekretaris Umum BKKBN RI dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) BKKBN -DIY 2022 di Eastparc Hotel Yogyakarta, Jalan Laksda Adisutjipto Km 6,5, Sleman, Kamis (10/03/2022).

Hadir dan memberi sambutan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatangan nota kesepakatan, perjanjian kerja sama, komitmen bersama, penerima bantuan dan penerima penghargaan. Menurut Tavip Agus Rayanto, melalui Rakerda Progran Bangga Kencana tahun 2022 ini, menaruh harapan besar agar program ini penurunan stunting dapat diimplementasikan dengan baik. "Sehingga keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk seimbang dapat diraih bersana. Visi Presiden dan Wakil Presiden yaitu terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong," ucapnya.

Sedangkan Shodiqin SH MM, selaku Kepala Perwakilan BKKBN DIY mengatakanan, Rakerda kali ini memilih tema 'Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Stunting melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi Lintas Sektor'. Materi tersebut dijabarkan secara panel. Kebijakan program percepatan penurunan stunting disampaikan implementasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting atau RAN-PASTI di DIY dalam percepatan dan Penurunan Stunting secara efektif dan efesien oleh Drs Benny Suharso MSi selaku Kepala Bapeda DIY.

Prof dr Hamam Hadi MS SpGK membahas Percepatan Penurunan Stunting melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Dr Med dr Supriyatiningsih SpOg MKes mengupas KB setelah Persalinan sebagai upaya percepatan penurunan Stunting.

Ditegaskan Shodiqin, Rakerda Program Bangga Kencana BKKBN - DIY bertujuan meningkatkan komitmen dan dukungan operasional dan mitra kerja dalam pengelolaan program Bangga Kencana, melalui sinergitas program dan anggaran. Selain itu, implementasi dan pemanfaatan hasil hasil Pendataan Keluarga (PK) 2021 sebagai basis data pencapaian sasaran kinerja dan penurunan stunting. (Jay)

Kredit

Bagikan