Berdasarkan Hasil Rapat Pleno, Musda Diundur

user
agus 03 Juni 2018, 03:18 WIB
untitled

SLEMAN, KRjogja.com) - Kepengurusan Pengda PBSI DIY masa bakti 2014-2018 di bawah Ketua Umum (Ketum) Drs Kusdarto Pramono sudah habis masa baktinya. Berdasarkan hasil Mukerda PBSI DIY di sebuah rumah makan di Ringroad Barat beberapa waktu lalu disepakati Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih Ketum yang baru akan dilaksanakan di Kantor KONI DIY Jalan Kenari Yogya, 12 Mei 2018 lalu.

“Tapi pada saat tanggal yang ditetapkan tersebut ternyata gedung KONI DIY  digunakan untuk Musdalub dalam rangka mimilih Ketum KONI DIY yang baru. Akibatnya Musda PBSI DIY batal dilaksanakan,” ujar Sukiman Hadiwidjojo, Sekum Demisioner PBSI DIY kepada KR di Sleman, Sabtu (2/6).

Lebih lanjut dikatakan, karena batal terpaksa pengurus PBSI DIY melakukan penjadwalan ulang perihal Musda. Akhirnya dalam Rapat Pleno PBSI DIY di RM Bale Ayu, Timoho, 21 Mei 2018 yang dihadiri anggotanya dari perwakilan PBSI Kota, Pengkab PBSI Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul disepakati Musda DIY ditetapkan, akan diadakan di Kantor KONI DIY Sabtu, 7 Juli 2018 mendatang pukul 10.00.

Menurut Sukiman, dalam Musda nanti ada beberapa agenda yang bakal dibahas, di antaranya tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepengurusan PBSI DIY masa bakti tahun 2014-2018, perencanaan program jangka pendek (1 tahun) dan jangka panjang (4 tahun), memilih Ketum PBSI DIY yang baru dan memilih tim formatur.

“Untuk penjaringan atau memilih Ketum PBSI DIY yang baru, kita serahkan kepada pengurus PBSI Kota, pengurus PBSI 4 Kabupaten  se DIY (Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul) dan pengurus PBSI DIY yang lama,” terang Sukiman.

Ketika didesak tentang calon Ketum PBSI DIY yang baru untuk menggantikan  Kusdarto Pramono (Ketum yang lama), Sukiman yang juga Dukuh Kwagon, Godean, Sleman ini tidak mau berkomentar banyak. “Ya, untuk memilih Ketum PBSI DIY yang baru tidak gampang, perlu proses dan sambil jalan,” tegasnya. (Rar)

Kredit

Bagikan