Pengadaan Lahan Berkurang, Hanya Rp 1,8 M

user
tomi 15 Januari 2019, 10:24 WIB
untitled


YOGYA, KRJOGJA.com - Sepanjang tahun 2019 Pemkot Yogya hanya mengalokasikan Rp 1,8 miliar untuk pengadaan lahan. Jika dibandingkan dengan kegiatan yang sama di tahun lalu, terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Yogya Hari Setyawacana mengungkapkan hanya ada dua bidang lahan yang akan dibeli oleh Pemkot Yogya melalui APBD 2019. ”Kalau dibandingkan tahun lalu memang menjaditidak sebanding. Harapan kami di APBD perubahan nanti ada penambahan,” tandasnya, Senin (14/1).

Sepanjang tahun 2018, alokasi anggaran untuk pengadaan lahan mencapai Rp 103 miliar. Masing-masing terdiri dari APBD murni 2018 sebesar Rp 16 miliar dan ditambah Rp 87 miliar dalam APBD perubahan 2018. Sedangkan total lahan yang dibeli mencapai sekitar 26 bidang, dengan tiga bidang di antaranya gagal dibeli akibat persoalan teknis. Sedangkan tahun ini, hanya ada dua kegiatan pengadaan lahan, yakni untuk Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) di Gedongkiwo dan Giwangan. 

Luas RTHP di Gedongkiwo mencapai sekitar 200 meter persegi dengan alokasi Rp 651 juta, dan di Giwangan 400 meter persegi dengan Rp 1,2 miliar. ”Tiga bidang lahan

yang tahun lalu gagal dibeli, tidak kami masukkan lagi karena saat itu pemiliknya tidak jadi menjualnya,” jelas Hari.

Kendati demikian, khusus untuk pengadaan lahan RTHP masih berpeluang dianggarkan melalui APBD perubahan. Hanya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) setempat mengajukan proposal ke Pemkot terkait lahan milik warga yang bersedia dijual. Tanpa ada usulan dari LMPK, maka Pemkot tidak bisa langsung memasukkan mata anggaran pengadaan lahan RTHP.

Hari menjelaskan, agar persoalan teknis seperti tahun lalu tidak terulang, pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke pemilik lahan. Setelah dipastikan lahan

tersebut resmi hendak dijual, maka Pemkot akan menindaklanjutinya dengan melakukan apraisal harga. Ditargetkan pada triwulan kedua atau maksimal Juni 2019 sudah bisa direalisasikan. (Dhi)

Kredit

Bagikan