Hari Lahir Pancasila, Doa Masyarakat Temanggung Inginkan Kerukunan

user
danar 02 Juni 2018, 01:51 WIB
untitled

TEMANGGUNG,KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten Temanggung mengeluarkan surat himbauan pada takmir masjid dan mushola se kabupaten tersebut untuk menggelar doa bersama usai sholat tarawih, Jumat (1/6/2018).

Sekretaris Daerah (setda) Kabupaten Temanggung Bambang Arochman mengatakan doa bersama untuk menciptakan keamanan, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. " Doa untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Temanggung," katanya.

Dikatakan surat himbauan bernomor 450/0730 telah ditandatangani pada 28 Mei 2018 dan langsung didistribusikan pada camat di Kabupaten Temanggung. Camat yang nanti menyampaikan pada semua kepala desa / lurah yang ada di wilayahnya. Kades / lurah langsung menemui takmir masjid dan mushola.

Disampaikan kegiatan sengaja pada 1 Juni karena punya arti penting karena meruakan hari lahir Pancasila dan bersamaan dengan Nuzuluk Quran 1439 hijriyah.

Materi doa, terangnya, intinya adalah meminta diberi kemampuan dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila secara murni dalam kehidupan sehari-hari. Menolak tindakan radikalisme, terorisme dan intoleransi yang dapat menganggu keamanan, kenyamanan dan persatuan kesatuan di NKRI.

"Materi doa juga berisi kesadaran untuk senantiasa istiqomah membaca, mempelajari, memahami makna dan mengamalkan Al quran," katanya semari mengemukakan materi doa boleh ditambah tetapi jangan sampai melenceng dari esensi.

Dikatakan terciptanya keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas pada saat ini mengingat adanya pilkada dan menghadapi lebaran. Penciptaan itu melibatkan seluruh masyarakat jadi tidak hanya tugas Pemkab, Polri dan TNI. "Khusus persiapan lebaran kami sudah menggelar rapat koordinasi lintas instansi dan sektoral," katanya.

Disampaikan, guncangan keamanan di Surabaya dan sejumlah tempat beberapa waktu lalu menjadi perhatian pihaknya untuk meningkatkan keamanan di Temanggung. Sebab meski kejadian tidak di Temanggung, tetapi ada satu nama yang disebut sebagai warga Temanggung. Kejadian itu menjadi perhatian bagi Temanggung, untuk tidak menyepelekan masalah tersebut.

"Harus perhatian betul, tanda-tanda ada yang seperti ini sehingga harus ditingkatkan perhartiannya. Kerena ini keamanan harus betul-betul," katannya.

Dia mengatakan beberapa hari lalu telah menggelar rakor untuk persiapan lebaran dan memastikan semua berjalan baik. (Osy)

Kredit

Bagikan