Temuan Dosen FT Janabadra, Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

user
agus 04 Januari 2019, 11:55 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Salah satu hasil karya penelitian Dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Janabadra (FT-UJB) mengenai teknologi mengubah sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dipresentasikan dalam ajang konferensi internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, 11-14 Desember lalu. Dosen tersebut adalah Dr Eng Mochamad Syamsiro dari Laboratorium Bioenergi FT-UJB.

Syamsiro yang juga Wakil Rektor I UJB mengatakan, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar cair pengganti bensin dan solar melalui teknologi pirolisis yang dimodifikasi. Teknologi pirolisis merupakan suatu sistem konversi termal pada suhu tinggi sekitar 500 derajat selsius. Pada kondisi tersebut, plastik akan terdekomposisi menjadi fraksi yang lebih ringan yaitu bahan bakar cair.

"Dengan konsep ini diharapkan sampah-sampah plastik yang ada di sekitar kita bisa dimusnahkan dengan teknologi ini sekaligus mendapatkan tambahan hasil berupa bahan bakar cair," kata Syamsiro kepada KRJOGJA.com, Jumat (4/1/2019). Adapun paper Syamsiro berjudul 'Thermal degradation of polymers using combined screw melting and pyrolysis reactors to produce high quality liquid fuel'.

Dijelaskan Syamsiro, dengan teknologi ini, 1 kg sampah plastik dapat menghasilkan sekitar 0,5-1 liter BBM tergantung dari jenis plastik yang digunakan. Beberapa jenis sampah plastik yang bagus untuk digunakan sebagai bahan baku antara lain polietilen (PE), polipropilen (PP) dan polistiren (PS).

Sementara itu, Rektor UJB Dr Ir Edy Sriyono MT mengungkapkan bahwa keikutsertaan salah satu dosen pada konferensi ini merupakan bagian dari upaya diseminasi hasil-hasil penelitian dosen UJB. Hal ini sekaligus sebagai bentuk sumbangsih ilmu pengetahuan kepada masyarakat dan inovasi hasil karya dosen untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia. "Keikutsertaan ini juga dalam rangka meningkatkan jumlah publikasi dosen UJB di jurnal internasional, khususnya yang terindeks Scopus," kata Rektor.

Konferensi internasional bertajuk 'International Conference on Sustainable Energy and Green Technology (SEGT) 2018' diselenggarakan oleh University of Malaya, Malaysia bekerja sama dengan beberapa institusi internasional di bidang energi. Konferensi ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai wadah para ahli di bidang energi dari seluruh dunia khususnya energi terbarukan untuk bertemu dan berdiskusi membahas topik-topik terkini di bidang energi terbarukan. (Dev)

Kredit

Bagikan