Cek Stok Pangan, Tim Gabungan Sidak Pasar Tradisional

user
danar 08 Mei 2018, 15:51 WIB
untitled


SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Ir Soekarno Sukoharjo untuk melakukan pengecekan kebutuhan pangan. Petugas melihat stok, harga dan izin edar produk untuk menghindari pelanggaran. Hal tersebut dilakukan untuk persiapan memasuki puasa Ramadan dan Lebaran.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Selasa (8/5/2018) mengatakan, sidak dilakukan bersama dengan melibatkan sejumlah petugas terkait. Mereka diantaranya, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Polres, Kodim 0726, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan lainnya. Mereka menyasar Pasar Ir Soekarno Sukoharjo untuk melakukan pengecekan secara langsung barang kebutuhan pokok.

Pengecekan dilakukan dengan melihat stok dan harga barang kebutuhan pokok. Selain itu tidak lupa berkaitan dengan perizinan usaha ikut dicek oleh petugas.

"Jangan lupa masyarakat juga teliti melihat kemasan produk makanan seperti tanggal kadaluarsa karena sangat penting. Jangan sampai masyarakat terlena dan salah membeli barang kadaluarsa," ujar Sutarmo.

Barang kadaluarsa sengaja disasar petugas dari tim gabungan mengingat rawan terjadi pelanggaran menjelang puasa Ramadan dan Lebaran. Petugas patut khawatir mengingat beberapa tahun sebelumnya pernah menemukan pelanggaran barang kadaluarsa.

Pengawasan semakin diperketat petugas menjelas puasa Ramadan dan Lebaran mengingat disaat ini tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Sasaran pengawasan tidak hanya di pasar tradisional saja namun juga pusat perbelanjaan modern.

"Salah satu barang kebutuhan pokok yang diawasi yakni barang kemasan muncul saat puasa Ramadan dan Lebaran saja semisal parcel berisi makanan. Barang tersebut rawan khusunya berkaitan dengan kadaluarsa," lanjutnya.

Dibeberapa pusat perbelanjaan modern sekarang sudah banyak ditemukan adanya penambahan stok barang pangan. Termasuk juga parcel berbagai ukuran kemasan siap jual.

Saat sidak petugas dari tim gabungan juga memantau harga barang kebutuhan pokok. Hasilnya beberapa harga barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Meski demikian kenaikan harga tersebut dianggap masih dalam batas kewajaran.

Barang kebutuhan pangan yang sudah mengalami kenaikan seperti ayam ras sebelumnya Rp 22 ribu perkilogram naik menjadi Rp 24 ribu perkilogram, daging ayam broiler Rp 32 ribu perkilogram naik menjadi Rp 33 ribu perkilogram. Para pedagang masih memiliki banyak stok barang kebutuhan pokok.

Lurah Pasar Ir Soekarno Tri Sukrisno mengatakan, pengawasan terus dilakukan menjelang puasa Ramadan dan Lebaran. Hal itu dilakukan untuk menjamin tersedianya barang dan harga bisa terjangkau masyarakat.

Sidak oleh tim gabungan di Pasar Ir Soekarno tidak menemukan hal signifikan. Sebab baik stok maupun harga masih dalam tahap kewajaran.

"Kebutuhan pokok dijamin dan masyarakat mudah mendapatkan barang dengan harga terjangkau," ujar Tri Sukrisno. (Mam)

Kredit

Bagikan