Curi Motor Demi Biaya Pacar Hamil, Pemuda Ini Menyesal..

user
agus 03 Mei 2018, 11:15 WIB
untitled

GODEAN,KRjogja.com - Tim Buser Polsek Godean menangkap seorang pemuda berinisial AS (19) warga Gringsing Jawa Tengah karena nekat mencuri sepeda motor milik majikannya, seorang pengusaha rumah makan di Sidoagung, Godean, Sleman. Motor curian kemudian dijual melalui media sosial media ‘Facebook’. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat mencuri motor karena terlilit utang dan butuh uang karena pacarnya hamil.

”Motor tersebut dijual melalui di media sosial seharga Rp 3,5 juta. Kemudian ada calon pembeli yang tertarik membeli. Tapi saat dicek, calon pembeli itu justru mengetahui kalau motor itu merupakan curian,” kata Kapolsek Godean Kompol Herry Suryanto kepada wartawan, Rabu (2/5). Mengetahui motor yang hendak dibeli adalah motor curian, korban kemudian melaporkan ke Polsek Godean. Setelah itu, korban bersama petugas memancing pelaku dengan cara berpura-pura menjadi pembeli sepeda motor hasil curian tersebut.

Menurut Herry, korban kemudian melakukan penjebakan dengan menyetujui harga motor curian tersebut. Korban dan petugas mengajak pelaku bertemu guna melangsungkan transaksi dengan sistem ‘Cash On Delivery’ (COD) di Kentungan, Jalan Kaliurang. Saat transaksi itulah pelaku langsung ditangkap oleh petugas beserta barang bukti sepeda motor Honda Beat AB 4631 QU. Pelaku digelandang di Mapolsek Godean guna pemeriksaan lebih lanjut. ”Sejauh ini petugas masih terus melakukan pengembangan kasus ini,” beber Herry.

Kanit Reskrim Polsek Godean AKP M Darban menambahkan, aksi pencurian itu dilakukan di rumah makan yang berada di Dusun Geneng Sidoagung Godean pada Senin (23/4). Dalam menjalankan aksinya pelaku mengambil kunci di loker, dan menukar dengan kunci palsu.

”Pelaku ini baru 3 bulan bekerja di warung makan itu. Sehingga tidak ada yang curiga,” kata Darban. Sebelum melakukan pencurian, dikatakan Darban, sore harinya pelaku menukar kunci dalam dalam loker. Kemudian malam harinya pelaku kembali ke warung untuk mengambil motor. Kepada polisi, pelaku AS mengaku nekat melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan pacarnya yang sedang hamil. Selain itu uang hasil penjualan motor rencananya akan digunakan untuk membayar utang.

”Saya baru pertama mencuri, itu juga karena terdesak kebutuhan ekonomi. Saya sangat menyesal,” jelas AS. Guna memepertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Godean. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (MERAPI)

Kredit

Bagikan