Ibu-Ibu Berkebaya 'Gesit' Ngecat Dinding Rumah

user
danar 21 April 2018, 04:10 WIB
untitled

MAGELANG, KRJOGJA.com - Meskipun diwarnai turunnya hujan deras, yang kadang disertai tiupan angin kencang, ibu-ibu yang ada di wilayah Tidar Campur Kota Magelang tetap bersemangat melakukan pengecatan dinding rumah warga, Jumat (20/4/2018) sore. Baju kebaya yang dikenakannya basah, dan tanpa mengenakan alas kaki, mereka tetap bersemangat mengobarkan semangat RA Kartini.

Ini merupakan salah satu suasana yang mewarnai kegiatan warga di wilayah Kota Magelang ini dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2018. Kalau biasanya mengecat dinding rumah dilakukan kaum pria atau bapak-bapak, namun Jumat sore kemarin ibu-ibu yang mengenakan baju kebaya ini melakukan pengecatan dinding rumah warga secara bergantian sesuai dengan kelompoknya. Diantara mereka ada yang sudah berusia di atas 30 tahun, bahkan ada juga yang usia antara 50-60 tahun.

Yunarti, salah satu warga, kepada wartawan mengatakan kegembiraan dan kesenangannya dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat gotong royong dan kekompakannya. Semangat RA Kartini dalam emansipasi wanita ingin sekali dilakukan bersama warga lainnya.

Ketua Panitia Waldiah secara terpisah kepada wartawan mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka ikut memperingati Hari Kartini tahun 2018 ini. Dalam melakukan pengecatan ini tidak boleh sembarangan atau asal-asalan, tetapi ada aturannya, diantaranya harus rapi, indah dan menarik.

Didampingi Ketua RT 1 RW 1 Tidar Campur Kota Magelang Sudadi Waluyo, Waldiah mengatakan meskipun berbeda warna dan coraknya, keindahan tetap terlihat pada dinding rumah warga yang dicat dan antara satu warna dengan warna lainnya saling mendukung dan lebih memperindah hasil yang dicapainya.(Tha)

Kredit

Bagikan