Warga Geger, Mayat Bayi Ditemukan Hancur di Sungai

user
danar 19 April 2018, 02:10 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Sesosok mayat bayi ditemukan dalam keadaan hancur di sungai Domiri Desa Kemiri Kevamatan Kaloran Temanggung, Rabu (18/4/2018) malam. Polisi masih menyelidiki kasus temuan tersebut. Mayat bayi tersebut dibawa ke RSUD Temanggung untuk menjalani pemeriksaan.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Heny Widiyanti mengatakan bayi ditemukan di sungai Domiri telah dalam keadaan hancur yang diduga terbawa aliran sungai dari dusun tempuran yang berada di hulu sungai tersebut. "Tubuh bayi terantur bebatuan yang ada di sungai sehingga hancur," katanya.

Dikatakan warga yang kali pertama menemukan bayi adalah Yunaedi (51) warga Desa Kemiri Rt 03/ RW 6 Desa Kemiri Kecamatan Kaloran yang petang itu sedang memancing ikan di sungai Domiri.

"Ia mencium bau bangkai yg menyengat, setelah di cari ternyata mayat bayi dalam keadaan hancur," katanya.

Dia mengatakan selanjutnya Yunaedi melaporkan ke Kades Kemiri dan Polsek Kaloran serta Koramil Kaloran yang di tindak lanjuti dengan mendatangi tempat kejadian untuk memeriksa tubuh bayi yang ditemukan.

Hasil awal penyelidikan dari tim inavis polres dan puskesmas Tepusen, disampaikannya di perkirakan usia bayi 10 hari. "Jenazah langsung dibawa ke RSUD Temanggung untuk diperiksa dan kepentingan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Dia mengatakan petugas masih menyelidiki siapa orang tua dari bayi itu, sebab bisa jadi dibuang oleh orang tuanya atau memang ada kecelakaan bayi tersebut jatuh dan kini dalam pencarian orang tuanya. (Osy)

Kredit

Bagikan