Pendapa KB Akan Dibongkar

user
ivan 12 April 2018, 12:15 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY akan membongkar Pendapa Keluarga Bencana (KB) di Taman Abu Bakar Ali (ABA). Tempat tersebut untuk parkir becak dan andong berada di kawasan Malioboro. Kantong parkir bagi becak kayuh dan andong ini seiring dengan penataan kawasan semi pedestrian di kawasan Malioboro sisi Barat yang kini tengah terealisasi 11 persen pembangunannya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Sigit Sapto Rahardjo mengatakan pihaknya tengah menghitung anggaran bagi pembongkaran Pendopo KB di Taman ABA tersebut dalam APBD Perubahan 2018 ini. Anggaran pembangunan Pendapa KB tersebut sebagai tempat parkir andong dan becak ini akan dibebankan kepada Dishub DIY.

”Kami tengah menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk pembongkaran maupun pembangunan Pendopo KB tersebut yang masuk dalam anggaran perubahan tahun ini. Pendopo KB itu memang akan dibongkar dan dibangun kantong parkir khusus untuk andong dan becak di Kawasan Malioboro,” ujar Sigit.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Muhammad Mansur menambahkan pihaknya siap membantu Dishub DIY terkait pembangunan Pendopo KB sebagai tempat parkir becak dan andong di Kawasan Malioboro tahun ini. Namun, pihaknya tetap fokus menggarap pembangunan revitalisasi semi pedestrian kawasan Malioboro sisi Barat dan pembangunan eks bioskop Indra menjadi sentra Pedagang Kaki Lima (PKL).

”Kami siap bantu apabila diminta Dishub DIY yang merupakan ‘leading sector’-nya, karena yang punya gawe tetap Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, ” ujar Mansur.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPESDM DIY ini menuturkan progress pembangunan semi pedestrian di kawasan Malioboro sisi Barat sudah mencapai 11 persen dan pembangunan sentra PKL di eks Bioskop Indra sudah mencapai 4 persen. Semua segmen di sisi Barat Malioboro sudah dibongkar sehingga siap memasuki tahap pengecoran dan sebagainya, sementara gedung eks Bioskop Indra sudah dirobohkan yang kini dilanjutkan pengeboran untuk membuat fondasi bangunan atau tahap awal konstruksi.

”Kami tidak menemukan hambatan yang krusial selama proses pembongkaran baik pedestrian maupun eks Bioskop Indra. Semua berjalan lancar dan kondusif karena apabila ada laporan dari warga ada kerusakan akan langsung kita tindak lanjuti sehingga revitalisasi berjalan on the track,” ungkap Mansur.

Terpisah Wakil Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan, Pendapa KB termasuk bangunan baru. Kendati demikian, pihaknya memberikan dukungan penuh apabila lokasi tersebut akan dijadikan tempat parkir becak dan andong. Karena keberadaan becak dan andong yang identik dengan DIY, harus senantiasa dijaga kelestariannya. Tentunya dalam pengaturan tempat parkir becak dan andong tersebut harus melalui perencanaan matang supaya tidak menimbulkan kemacetan.

”Penataan kawasan semi pedesterian Malioboro akan tetap mempertahankan bentuk aslinya. Karena Malioboro merupakan bagian penting dari sumbu filosofi yang harus dijaga, untuk itu kami akan berupaya agar tidak ada fasad yang tertutup reklame. Adapun untuk pengadaan tempat parkir dan andong, kewenangannya lebih banyak ada di Dinas Perhubungan dan Pemkot Yogyakarta, meski begitu kami memberikan dukungan penuh,” terang Singgih. (Ira/Ria)

Kredit

Bagikan