Balai POM dan Dinkes Gerilya Cari Vaksin Palsu

user
danar 27 Juni 2016, 14:28 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Penangkapan produsen vaksin palsu di Bekasi Jawa Barat beberapa hari lalu menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasalnya diduga vaksin palsu tersebut sudah diproduksi sejak 2003 lalu dan diedarkan di hampir semua wilayah Indonesia.

Di DIY, isu beredarnya vaksin palsu juga mendapatkan perhatian dari instansi terkait. Balai Pengawasan Obat dan Makanan (B POM) DIY pun langsung bertindak dengan mengirim tim untuk memeriksa pusat pelayanan kesehatan dan distributor.

Kepala B POM DIY, I Gusti Adhi Arya Patni kepada wartawan Senin (27/06/2016) mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan di dua pusat pelayanan ibu anak di Bantul dan Kota Yogyakarta. Hasilnya, tak ditemukan vaksin palsu yang diduga sudah beredar hingga DIY.

"Kami kemarin sudah sebar tim dan baru dua pusat kesehatan ibu anak yang kita teliti, sementara tidak ditemukan vaksin palsu. Namun tim tetap bergerak dan akan menuju ke distributor yang menyuplai vaksin ke wilayah DIY," terangnya.

B POM akan terus melakukan pengawasan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan DIY untuk memastikan tak ada vaksin palsu yang beredar. Pasalnya beberapa hari lalu Kapolri menyatakan peredaran sudah sampai wilayah DIY dan kebanyakan dijual ke pelayanan non pemerintah.

"Penyuplai dan pusat pelayanan kita terus awasi bersama Dinkes, kami jelas tak ingin kecolongan ada vaksin palsu di DIY. Harapan kami di kabupaten kota segera melaksanakan pengawasan agar semakin menyeluruh juga," imbuhnya. (Fxh)

Kredit

Bagikan