Warga Gondangrejo Jual Raskin Berkutu

user
tomi 27 Juni 2016, 13:56 WIB
untitled

KARANGANYAR (KRjogja.com) - Perum Bulog Sub-Divre III Surakarta mengakui kurang cermat menyalurkan beras untuk keluarga miskin (raskin). Terbukti, beras medium berkualitas buruk masih saja diterima warga penerima manfaat barang bersubsidi itu.

“Di Karanganyar saja sebanyak 774 ton per bulan disalurkan. Pemeriksaan tidak bisa semuanya karena mencapai ribuan karung beras. Pasti ada yang terlewat, kebetulan kualitasnya seperti itu,” kata Kepala Perum Bulog Sub-Divre III Surakarta Muhammad Rizal Mulyawan Latief di Gudang Bulog Triyagan, Senin (27/06/2016).

Berdasarkan penelusuran KRjogja.com, raskin kualitas buruk diterima sekitar 502 warga di Desa Bulurejo, Gondangrejo. Di tiap paket berisi 15 kilogram itu, berasnya berwarna kuning, berbau tak sedap dan penuh kutu. Parahnya lagi, raskin semacam ini diterima warga sejak April lalu. Lantaran tak bisa dikonsumsi, warga beramai-ramai menjual murah beras itu ke pengepul Rp 80 ribu per 15 kilo.

Karena itu, Rizal tak membantah gudangnya menyimpan beras berkualitas tak terlalu bagus. "Namanya juga beras medium, tentu berbeda jauh kualitasnya dengan beras premium. Sedangkan jatah beras premium itu sudah habis,” katanya.

Rizal kembali beralasan, beras kualitas kurang bagus tak lepas dari faktor penyerapan barang, regulasi dan kualitas gabah petani. Dalam hal ini, Bulog tak diperkenankan membeli beras impor meski kualitas dan harganya jauh lebih baik. (M-8)

Kredit

Bagikan