Waduh.. Tunggakan BPJS Lumayan Banyak

user
danar 22 Juni 2016, 20:55 WIB
untitled

KULONPROGO (KRjogja.com) - Penduduk Kabupaten Kulonprogo yang ikut dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga Mei 2016 mencapai 310.719 orang atau 80 persen dari jumlah penduduk 388.869. Meski kepesertaan mencapai 80 persen, tunggakan iuran peserta mandiri juga lumayan besar.

Diakui Kepala Layanan Operasional BPJS Kesehatan Kulonprogo Agus Tri Utomo, memang ada kecenderungan kenaikan terhadap kepesertaan BPJS Kesehatan ini. "Sebab terus dilakukan sosialisasi, memberikan informasi pada masyarakat agar sadar karena JKN ini asuransi asasnya gotong royong, yang sakit dibantu yang tidak sakit. Jangan sampai pada saatnya nanti kondisi kritis belum ikut BPJS Kesehatan, tentunya ini menjadi beban karena biaya kesehatan tidak menurun tapi malah makin meningkat," terangnya, Rabu (22/06/2016).

Agus berharap peserta jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) dapat terintegrasi ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena kepersertaan JKN adalah wajib. Peserta BPJS Kesehatan sebanyak 310.719 terdiri penerima bantuan iuran (PBI) 243.967, pekerja penerima upah (PPU) Pemerintah 31.568, PPU BUMN/BUMD 607, PPU BU Swasta 7.863, pekerja bukan penerima upah (PBPU) 7.863, dan bukan pekerja (BP) 17.219. Sampai bulan Juni nanti akan menerima distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) susulan. Untuk PBI sekitar bulan Juli ini juga dilakukan MoU dengan pihak ketiga.

"Warga yang tercover dalam jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), bisa masuk dan terintegrasi dengan JKN. Supaya total aturannya bisa sama, karena menurut UU kepeserta JKN adalah wajib. Agar bila sudah terintegrasi ke JKN, pemkab tidak repot mengelolanya. Kita upayakan untuk pendekatan dengan pemkab supaya bisa memasukkannya ke JKN," ujar Agus. (Wid)

Kredit

Bagikan