Longsor Caok Jadi 'Obwis' Bencana

user
agus 20 Juni 2016, 10:10 WIB
untitled

PURWOREJO(KRjogja.com) - Lokasi bencana tanah longsor di Dusun Caok Karangrejo Loano dan Desa Donorati Purworejo menjadi semacam objek wisata. Ratusan warga datang berjubel menonton proses evakuasi.

Bahkan sebagian warga nekat menuju Desa Donorati dengan alasan mencari keberadaan kerabatnya, Padahal desa itu masih sulit diakses karena dua titik jalan Karangrejo - Donorati, tertimbun longsor.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Drs Edi Purwanto mengatakan, keberadaan warga yang menonton hanya mengganggu proses evakuasi. "Mereka tidak terlibat, tentu bisa mengganggu akivitas tim evakuasi. Kami berencana menertibkan," tuturnya kepada KRjogja.com, Senin (20/6).

Selain itu, kondisi lokasi bencana juga sangat labil. BPBD Bahkan tidak bisa mempredikasi kapan tanah berhenti bergerak. Menurutnya, setelah hujan tidak turun tanah berheni bergerak. "Namun jika kita kurang bagian bawah dalam proses pencarian korban, mungkin saja muncul pergerakan tanah," tegasnya.

Edi meminta, kerabat bukan warga setempat yang hendak mencari tahu informasi keluarganya utuk tidak masuk lokasi bencana, khususnya di Donorati. Mereka bisa mencari informasi di posko bencana Dusun Caok atau posko induk BPBD Purworejo.

Menurutnya, pihak kepolisian dan TNI akan menertibkan pengunjung yang dinilai tidak memilkki kepentingan atau tanpa dilengkapi alat keselamatan. "Kalau kemarin mungkin masih kacau, namun sekarang berdasar evaluasi, akan ditertibkan," ujarnya.

Pihak BPBD, katanya, tidak bisa melarang warga yang ingin tahu kejadian di Caok, Donorati, Jelok, Sidomulyo atau Pacekelan. "Namun jangan nekat masuk kawasan bencana tanpa alat keselamatan," tandasnya.(Jas)

Kredit

Bagikan