Hindari Penjarahan, Polisi Lakukan Pengamanan Wilayah Banjir

user
danar 19 Juni 2016, 23:50 WIB
untitled

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Polres Sukoharjo sebar petugas untuk membantu baik keamanan rumah warga maupun kelancaran arus lalulintas setelah sejumlah wilayah terkena musibah banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Koordinasi juga dilakukan dengan lintas petugas di Sukoharjo maupun melibatkan aparat dari Kota Solo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano, Minggu (19/06/2016) malam mengatakan, pihaknya sudah menerjukan petugas dari masing masing polsek yang terkena musibah banjir. Selain itu juga dilibatkan dari anggota Satlantas membantu mengatur kelancaran arus lalulintas kendaraan.

Polres Sukoharjo seperti dikatakan Kapolres sudah melakukan pengamanan sesaat setelah ada bencana banjir. Seperti di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Mojolaban.

“Situasi paling perlu pengamanan yakni di Grogol karena sebagai pusat bisnis. Namun di wilayah lain yang terkena banjir juga diberi pengamanan,” ujar AKBP Ruminio Ardana.

Pengamanan yang dimaksud yakni keamanan warga saat tinggal di pengungsian. Termasuk juga pengamanan rumah setelah ditinggal pemiliknya.

“Pengaturan lalulintas kendaraan juga dilakukan khususnya di Grogol dan Mojolaban karena sangat padat setelah ada banjir,” lanjutnya.

Banjir juga menyebabkan jalan penghubung keluar masuk Kabupaten Sukoharjo ke Kota Solo di Tanjunganom ditutup total. Kendaraan dialihkan melintas di jalan yang terbebas dari banjir.

Petugas kemungkinan baru akan membuka jalur setelah air banjir surut. Hal tersebut dilakukan demi keamanan masyarakat saat berkendara melintasi jalan. (Mam)

Kredit

Bagikan