Sertifikasi Usaha Jaminan Kepuasan Konsumen

user
agus 05 April 2018, 11:11 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Usaha pariwisata yang telah tersertifikasi memiliki daya saing yang dibutuhkan di tengah persaingan yang kian ketat. Pasalnya, sertifikasi menunjukkan usaha pariwisata tersebut benar-benar telah sesuai standar berdasar regulasi yang ada.

"Sebab itu kami mendorong adanya sertifikasi usaha, seperti perhotelan dan restoran sesuai standar yang sudah ditentukan," ungkap Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Nyoman Rai Shavitri S Pi MEc Dev sela memberikan sertifikat usaha pariwisata untuk sejumlah hotel di Yogyakarta di Hotel Marriot Yogyakarta, Rabu (4/4) sore.

Menurutnya, sertifikasi menjadi nilai penting untuk memberikan peringkat pada usaha perhotelan. Selain itu juga sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada konsumen. Terpisah Direktur Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (LSUP BMWI) Hairullah Gazali, SE MBA menyampaikan, proses sertifikasi membutuhkan usaha maksimal. Upaya tersebut guna memberi jaminan pada konsumen bahwa usaha tersebut sudah sesuai standar.

“LSUP juga dijamin Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan standar ISO

17021:2011," tegas Hairullah.

Sejumlah hotel yang menerima sertifikat usaha pariwisata dalam kesempatan tersebut, meliputi Hotel Marriott Yogyakarta sebagai Hotel Bintang 5, Innside By Melia Hotel Yogyakarta sebagai Hotel Bintang 4, GQ Hotel Yogyakarta sebagai Hotel Bintang 4, Santika Premiere Yogyakarta sebagai Hotel Bintang 4, Ros-In Hotel sebagai Hotel Bintang 4, Abadi Hotel Jogja sebagai Hotel Bintang 3, University Club Hotel sebagai Hotel Bintang 3, Greenhost Boutique Hotel sebagai Hotel Bintang 3 serta Restoran Hyperbox sebagai Restoran Bintang 3. (Feb)

Kredit

Bagikan