Pertamina Resmikan Depot Pengisian Pesawat Udara Di BIY

user
ivan 24 Oktober 2019, 18:36 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Guna meningkatkan pelayanan dan kehandalan stok avtur atau bahan bakar pesawat terbang di Yogyakarta International Aiport (YIA), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DIY meresmikan beroperasinya fasilitas enam tangki modular dengan kapasitas masing-masing 23 Kiloliter (KL), dua unit refueller kapasitas 16 KL dan satu unit refueller kapasitas 25 KL serta beberapa fasilitas pendukung lainnya di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Satelit YIA, Kamis (24/10/2019). Dengan beroperasinya DPPU tersebut, Pertamina menyatakan kesiapannya dalam mendukung operasional maksimum BIY terutama dari sisi pelayanan Avtur bagi pesawat.

Menurut Senior Vice President Corporate Marketing Business Pertamina, Ferdy Novianto, DPPU satelit yang bersifat portable tersebut beroperasi hingga DPPU induk Pertamina di BIY selesai dibangun pada Oktober 2020 mendatang. “DPPU Induk BIY nanti akan memiliki sarfas empat tangki timbun dengan kapasitas hingga 1.000 KL. Sementara ini kami akan mengoperasikan DPPU satelit hingga selesainya DPPU induk tersebut," katanya disela Peresmian DPPU Satelt BIY, di kawasan pesisir selatan Kecamatan Temon.

Baca juga :

Nelayan Pantai Congot Kembali Semangat Melaut

Desa Dukung Perubahan Menjadi Kalurahan

Diungkapkan, pasokan avtur untuk DPPU Satelit YIA berasal dari Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Rewulu yang berjarak 35 kilometer (km) dengan bridger (mobil tangki avtur) kapasitas 24 KL. “Melihat trend penyaluran avtur oleh maskapai di BIY, ada peningkatan sebesar 67% dari bulan Juni ke September 2019 atau dari 521 KL menjadi 874 KL," ungkap Ferdy Novianto.

Sementara itu General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian mengatakan, sebelumnya Bandara Adisucjipto merupakan DPPU di wilayah Pertamina MOR IV dengan jumlah penyaluran avtur tertinggi yaitu rata-rata sebesar 5.730 KL perbulannya. “Di Bandara Adisucjipto, Pertamina melayani 20 jam operasional pengisian pesawat dengan frekuensi pengisian harian 63 refuelling/day kepada 13 maskapai domestik, tiga maskapai internasional dan Puspernerbad TNI," ujarnya.

Sedangkan pelayanan di BIY saat ini baru 13 jam operasional pengisian pesawat dengan frekuensi pengisian harian enam refuelling/day kepada  empat maskapai domestik. “Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pihak dalam menjaga kehandalan pasokan avtur di wilayah DIY," jelasnya Iin Febrian. (Rul)

Kredit

Bagikan