Wukirsari dan Gayamharjo Masih di Landa Kekeringan

user
danar 24 Oktober 2019, 16:10 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kemenag Sleman melalui Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) se-kabupaten Sleman melakukan kegiatan baksos berupa dropping air bersih. Dropping air  sebanyak 50 tangki air dilakukan di dua Desa yaitu Desa Wukirharjo dan Desa Gayamharjo Kecamatan Prambanan.

Kepala KUA Kecamatan Berbah Fathoni S.Ag kepada KRJOGJA.com, Kamis (24/10/2019) menuturkan kegiatan baksos merupakan agenda tahunan. Saat ini penyuluh agama menggandeng kepala KUA untuk melakukan Baksos berupa dropping air di dua desa ini.

"Dua desa ini masih dilanda kekeringan. Masyarakat susah mengakses air bersih selama hujan belum turun maka kami arahkan dropping air di kawasan ini. Harapannya bantuan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari," jelas Fathoni.

Dijelaskan Fathoni, ia ikut merasakan situasi dimana air susah didapat sementara musim hujan belum juga datang, sehingga kebutuhan air bersih sangat kurang.

"Oleh karena itu kita mencoba ikut berpartisipasi sedikit meringankan beban masyarakat yang kekurangan air," jelasnya.

Penyerahan simbolis dropping air diberikan kepada Kepala Desa Wukirharjo, Turaji, SE. Sementara penyerahan bantuan di Desa Gayamharjo Kecamatan Prambanan secara simbolis diberikan  kepada Seketaris Desa.

Sekretaris Desa, Edy Tri Hanggoro mengaku apresiasi atas bantuan yang diberikan. "Semoga bantuan ini menjadikan keberkahan bagi warga. Desa Gayamharjo merupakan daerah rawan bencana dimana saat musim kemarau selalu kekurangan air sedangakan musim hujan rawan longsor," urainya. (Aje)

Kredit

Bagikan