Polres dan Kodim Sukoharjo Perketat Pengamanan

user
tomi 17 Oktober 2019, 15:06 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Aparat menjamin penuh keamanan masyarakat saat agenda besar pelantikan presiden dan wakil presiden. Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu menyesatkan yang memancing kerusuhan. Terlebih lagi setelah ada penangkapan lima orang terduga teroris di wilayah Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Kamis (17/10) mengatakan, penangkapan lima orang terduga teroris dilakukan sepenuhnya oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Polres Sukoharjo tidak memiliki kewenangan soal itu dan sifatnya hanya membantu pengamanan di lokasi penggeledahan rumah terduga teroris saja.

BACA JUGA :

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Mayang dan Purbayan

Pekerja Temukan Puluhan Peluru Aktif di Gorong-Gorong, Milik Siapakah?

Meski begitu, Kapolres meminta agar hal itu jangan dikaitkan dengan kerawanan hingga menyebabkan kerusuhan. Terlebih sebentar lagi ada agenda besar pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2019. "Segala bentuk kerawanan sudah dideteksi aparat. Dalam hal ini Polres Sukoharjo sudah menjamin penuh keamanan masyarakat. Sedangkan berkaitan dengan penangkapan teroris sepenuhnya kewenangan Densus 88,” ujarnya.

Tiga hari menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober nanti, Polres Sukoharjo terus melakukan persiapan pengamanan penuh. Patroli wilayah semakin diintensifkan mengantisipasi munculnya kerawanan keamanan.

“Seperti kemarin ada konvoi kendaraan malam hari hingga mengganggu masyarakat. Maka langsung ditertibkan petugas. Hal sekecil yang bisa memicu kerawanan maka langsung dilakukan penanganan,” lanjutnya.

Kapolres mengaku sudah memerintahkan semua Kapolsek untuk bersiaga mengamankan wilayahnya masing masing. Terlebih lagi di wilayah yang baru saja dilakukan penangkapan teroris.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, hingga saat ini kondisi di Sukoharjo masih kondusif. Tidak ada temuan kerawanan di masyarakat yang menimbulkan dampak kerusuhan besar. Meski begitu Kodim 0726 Sukoharjo suda meminta semua prajuritnya untuk bersiap menghadapi agenda besar pelantikan presiden dan wakil presiden. (Mam)

Kredit

Bagikan