Alumni Dikmaba Polri Bantu Air Bersih di Piyungan

user
danar 06 Oktober 2019, 08:55 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Selama sebulan terakhir ini, ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Srimartani Kecamatan Piyungan Bantul kekurangan air bersih. Kondisi ini diperparah setelah sepekan saluran air dari PDAM wilayah Sumberharjo Kabupaten Sleman dihentikan operasionalnya karena ada masalah.

"Biasanya, wilayah ini sebagian mendapat suplai air dari Sumberharjo, tetapi karena ada masalah maka dihentikan, sehingga warga kekurangan air," ujar Kades Srimartani H Mulyana didampingi Dukuh Rejosari Didik Katoris serta Bhabinkamtibmas Desa Srimartani Aipda Anwar Yasin saat menerima  bantuan air bersih dari alumni Dikmaba Polri Angkatan 2000 Dtt-SMDE Polres Bantul, Sabtu (05/10/2019).

Untuk itulah warga kini mengandalkan bantuan droping air, atau warga patungan membeli tangki air untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, upaya lain yang sedang dilakukan yakni melakukan pengeboran di Dusun Kwasen dengan anggaran APBDes Rp 195 juta di 2018. Pada tahun 2019 dianggarkan Rp 150 juta.

“Tentu kami masih menunggu untuk pencairan tahun ini. Nanti upayanya ialah pengeboran hingga pemasangan instalasi ke bak teratas di Dusun Rejosari," terangnya. Menurut Mulyana, dari 17 pedukuhan, sebanyak 9 pedukuhan berada di lereng perbukitan.

Sementara Ketua paguyuban Liting Dikmaba Polri Angkatan 2000, Ipda Ikhwan Wahyudi SH mengatakan, pihaknya membantu wilayah Srimartani 50 tangki air. Kemudian bantuan air 35 tangki juga diberikan untuk wilayah Panggang, Gunungkidul.

"Ini adalah wujud kepedulian kami dari alumni Dikmaba Polri Angkatan 2000 terhadap warga yang kekurangan air. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi yang membutuhkan," harap Ipda Ikhwan. (Adk)

Kredit

Bagikan