Malioboro Nyaman Tanpa Kendaraan, PKL Tetap Berjualan

user
danar 19 November 2019, 16:40 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Perhubungan menjajal rekayasa lalu-lintas di Jalan Malioboro dengan menutup akses kendaraan bermotor Selasa Pon (19/11/2019) mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Suasana terlihat nyaman di mana PKL tetap berjualan layaknya hari-hari biasa hanya tanpa kepadatan lalu-lintas.

Baca Juga: Jadi Ikon Pariwisata, Jaga Kebersihan Malioboro!

Sekar Ayu, seorang wisatawan asal Brebes pun mengaku lebih nyaman menikmati Malioboro yang hari ini tak dilintasi kendaraan bermotor. Ia mengaku banyak mendengar sulitnya mencapai Malioboro karena akses jalan yang disesaki kendaraan bermotor.

“Ini nyaman sekali polusinya jadi ga ada karena biasanya macet kalau saya dengar. Setuju sekali kalau mungkin lebih sering dibuat begini, tanpa kendaraan bermotor,” ungkapnya ditemui wartawan.

Sementara Sekda Pemda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan ujicoba rekayasa Malioboro tanpa kendaraan bermotor dilakukan sebagai bahan evaluasi menuju kawasan Malioboro Pedestrian yang direncanakan Pemda. Masukan dari berbagai pihak termasuk komunitas yang ada di Malioboro akan dijadikan bahan untuk nantinya mencari solusi terbaik mewujudkan kawasan nyaman di pusat Kota Yogyakarta ini.

Baca Juga: Uji Coba Semi Pedestrian Dinilai Kurang Efektif

“Kami terus lakukan evaluasi untuk kawasan pedestrian ini, kendalanya apa dan nilai tambah yang didapatkan apa. Ada yang merasa diuntungkan, gapi ada yang mungkin belum sependapat. Kita ingin agar pedestrian membawa dampak positif terhadap perkembangan wisata, kenyamanan dan nilai tambah secara ekonomi. PKL tetap jualan, kita evaluasi juga bagaimana kedepan. Harus tercipta situasi yang win-win solution untuk seluruh komunitas, harapannya,” ungkap Aji. (Fxh)

Kredit

Bagikan