Dikendalikan dari Lapas Kedungpane, Peredaran 300 Gram Sabu Dibongkar

user
ivan 13 November 2019, 20:59 WIB
untitled

KENDAL, KRJOGJA.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Kendal yang dikendalikan oleh seorang napi kasus narkotika di Lapas Kelas 1A Kedungpane Semarang.  Napi yang berinisial FS itu melakukan pengendalian peredaran narkoba dari dalam lapas saat sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara akibat kasus penyelundupan narkoba ke Lapas Nusakambangan yang dia lakukan beberapa tahun yang lalu.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan pengungkapan kasus itu bermula tertangkapnya SGT di Kelurahan Bandengan Kendal pada 10 November 2019. Dalam penangkapan SGT, tim Satgas BNN Provinsi Jateng menemukan barang bukti sebanyak tiga bungkus sabu seberat 300 gram dan 3 paket sabu siap edar dengan berat 17 gram. Sabu itu pelaku peroleh dari Jakarta melalui instruksi dari FS yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kedungpane.

Baca juga :

Tol dan Bandara Baru Modal DIY Pacu Pertumbuhan Ekonomi

RSUP Dr Sardjito Raih Penghargaan 'Green Hospital'

"Setelah melakukan penangkapan SGT. Kami kemudian berkoordinasi dengan pihak lapas kedungpane untuk melakukan penggeledahan kamar lapas milik FS. Dalam kamar itu kami mendapatkan dua buah ponsel untuk komunikasi," ujarnya di Kantor BNN Kendal, Rabu (13/11/2019).

Benny mengatakan kasus ini merupakan kasus narkotika yang ketiga kalinya menjerat FS. Menurutnya pada kasus narkotika pertama dirinya mendapatkan vonis hukuman penjara 8 tahun dan kasus narkotika yang kedua FS dikenai vonis hukuman penjara 10 tahun.

"Pada kasus ini tersangka kami jerat dengan Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pasal 112,114,dan 132 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati," ujar Benny.

Menurutnya pihaknya sangat serius dalam pemberantasan narkotika di Jawa Tengah. Ia menambahkan bahwa selama tahun 2019 ini pihaknya berhasil mengungkap kasus narkotika dengan jumlah tersangka 52 orang dan barang buktinya yakni 6,6 Kg sabu, 62 Kg ganja dan 486 pil ekstasi. "Kami serius dalam penanganan narkoba. tidak sampai di tingkat bandarnya, kami juga kembangkan hingga pemberantasan di tingkat Kartel Narkoba," jelasnya.

Dalam presrilis itu hadir juga Wakil Bupati Kendal Masyrur Maskur serta Wakapolres Kendal, Kompol Sumiarta. Wakapolres Kendal mengatakan pihaknya juga serius dalam penganan kasus narkoba. Menurutnya saat ini beberapa kasus narkoba yang ditangani pihaknya sudah sampai dalam tahap persidangan.

"Dari pihak kami sendiri siap bersinergi dengan BNN baik Kabupaten maupun provinsi dalam pemberantasan narkoba di Kendal," pungkasnya. (Ung)

Kredit

Bagikan