JSS Bakal Jadi 'Balaikota' di Dunia Maya

user
tomi 12 November 2019, 10:48 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Aplikasi Jogja Smart Service (JSS) yang dimiliki Pemkot Yogya, akan dikembangkan layaknya Balaikota di dunia maya. Seluruh layanan publik yang selama ini diampu di Balaikota, kelak dapat diakses dalam satu aplikasi tersebut. Hal ini sekaligus bentuk implementasi program smart city dari sisi teknologi informasi.

Menurut Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, setiap tahun ada menu layanan baru yang berhasil diintegrasikan dalam JSS. "Harapan kami tahun depan semua layanan yang ada di Balaikota sudah bisa masuk dalam JSS. Sehingga JSS itu seperti Balaikota di dunia maya dan kita bisa berkantor di manamana," jelasnya, Senin (11/11).

Saat ini terdapat 43 menu atau jenis layanan yang diintegrasikan dalam JSS. Layanan itu antara lain kedaruratan, informasi dan pengaduan, agenda pariwisata hingga berbagai layanan umum seperti perizinan online, antrean puskesmas, mobil jenazah hingga layanan kecamatan dan kelurahan. Termasuk juga pantauan CCTV secara realtime di beberapa titik strategis.

Heroe menjelaskan, pihaknya saat ini masih mengintegrasikan berbagai data layanan publik, tata layout interface serta perbaikan aplikasi agar lebih cepat diakses. Jika semua layanan publik sudah terintegrasi dalam JSS, maka tampilannya pun akan diupayakan semenarik mungkin. Sehinggamasyarakat tidak sekadar mengakses layanan namun juga mendapatkan hiburan yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan. "Bahkan tidak hanya fokus pada layanan, kelak melalui JSS kita juga bisa berbelanja produk UMKM Kota Yogya," imbuhnya.

Oleh karena itu, sosialisasi aplikasi JSS akan terus digencarkan hingga tingkat wilayah. Jika pengunduh JSS semakin banyak dan layanan mulai lengkap, maka layanan yang sifatnya manual atau offline akan dikurangi. Masyarakat terutama warga Kota Yogya diajak melek teknologi dan mampu memanfaatkannya dengan bijak.

"Aplikasi JSS sengaja dihadirkan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat. Sehingga warga Kota Yogya bisa terlayani sejak dari rumah. Hal ini sekaligus menunjukkan instansi pemerintah selalu bersinergi dengan perkembangan teknologi informasi. Tinggal kita matangkan masyarakat agar menggunakan teknologi agar pelayanan bisa lebih cepat karena sudah transparan dan akuntabel," urainya.

Terkait program smart city, Heroe menambahkan, muara utamanya ialah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan JSS merupakan salah satu bentuk implementasi dari aspek pemerintahan dalam memudahkan akses layanan publik. Selain pemerintahan, aspek lain yang turut digarap ialah pemasaran, lingkungan, ekonomi, dan kehidupan bermasyarakat.

"Keberhasilan smart city itu sebetulnya terletak pada optimalsasi sumber daya dalam mewujudkan pembangunan. Teknologi itu hanya caranya saja. Keberhasilan tergantung sinergitas antara warga, pelaku usaha atau swasta dan pemerintah dalam mengisi pembangunan," paparnya. (Dhi)

Kredit

Bagikan