Transfer Bulanan Macet, Karyawan Tyfountex Tuntut Pesangon

user
tomi 11 November 2019, 15:32 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Karyawan PT Tyfountex, Gumpang, Kartasura korban pemutusan hubungan kerja (PHK) mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo, Senin (11/11). Aksi mereka lakukan setelah uang pesangon yang dijanjikan belum diberikan pihak perusahaan.

Karyawan terkena PHK semakin kesal karena perusahaan berencana memperpanjang waktu pembayaran pesangon dari 30 kali atau bulan menjadi 60 kali atau bulan.

Koordinator karyawan PT Tyfountex Tri Agung Wibowo mengatakan, ada 1.100 karyawan PT Tyfountex terkena PHK pada 1 Maret 2019 lalu. Antara karyawan terkena PHK dengan pihak perusahaan PT Tyfountex sudah melakukan persetujuan bersama yang ditandatangani perwakilan karyawan,  personalia dan KSPN pada 28 Februari 2019 lalu.

PHK dilakukan terhadap ribuan karyawan oleh PT Tyfountex sebagai bentuk efisiensi tenaga kerja. Sebelum di PHK para karyawan telah mendapatkan sosialisasi dari perusahaan. Selain itu diperkuat dengan persetujuan bersama.

Koordinator karyawan terkena PHK PT Tyfountex Cahyo Widodo mengatakan, sebanyak 1.100 karyawan terkena PHK PT Tyfountex meminta satu kejelasan segera dilakukan pembayaran uang pesangon secara rutin tiap bulan. Karyawan juga menolak adanya kebijakan perusahaan yang akan merubah masa pembayaran uang pesangon dari 30 kali atau bulan menjadi 60 kali atau bulan. Sebab kebijakan tersebut sangat memberatkan karyawan.

"Melihat usia karyawan terkena PHK mayoritas sudah tua maka uang pesangon sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karyawan tetap meminta uang pesangon dibayarkan setiap bulan selama 30 kali atau bulan sesuai kesepakatan awal," ujarnya.


Dalam surat persetujuan bersama dijelaskan bahwa uang pesangon sebesar dua kali ketentuan Pasal 156 ayat 2, uang penghargaan masa kerja sebesar satu kali ketentuan Pasal 156 ayat 3 dan penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat 4 Undang Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Uang pesangon dibayarkan dibagi rata 30 bulan terhitung Maret 2019-Agustus 2021 mendatang. Pembayaran dilakukan dengan cara ditransfer ke rekening bank yang ditujukan setiap akhir bulan.

Karyawan terkena PHK justru mendapat kabar yang membuat mereka semakin kesal terhadap sikap perusahaan. Penyebabnya setelah ada surat dari pengacara PT Tyfountex tertanggal 31 Oktober 2019 yang isinya menyatakan pembayaran uang pesangon terhadap 1.100 orang karyawan terkena PHK yang seharusnya 30 kali gaji dibayarkan selama 30 bulan menjadi 30 kali gaji selama 60 bulan dengan ketentuan, sisa kewajiban pembayaran yang belum dibayar akan dibayarkan tiap bulan 50 persennya yang belum mulai September 2019. (Mam)

Kredit

Bagikan