Musim Penghujan, BPBD Masih Droping Air Bersih di 5 Kecamatan

user
danar 04 November 2019, 20:50 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung masih droping air bersih di lima kecamatan, karena masih kekeringan diantaranya Tlogomulyo, Selopampang, Kandangan, Kaloran dan Candiroto.

"Kami masih droping, karena warga masih kesulitan air bersih. Kami droping hingga tidak ada yang alami kesulitan air bersih," kata Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi, Senin (4/11/2019).

Dia mengatakan sejak 17 Juni hingga saat ini telah droping air bersih sebanyak 1226 tangki di 12 kecamatan. Dengan kini masih ada lima kecamatan, yang didroping sehingga ada penurunan 7 kecamatan. Titik yang masih mendapat droping diantaranya SMPN 2 Selopampang, Dusun Dampit, Bogem, Gentan dan Ngadisepi.

Diperkirakan, katanya, droping air bersih akan dihentikan sekitar 7 hari kedepan, seiring telah meratanya hujan di kabupaten tersebut, sehingga sumber mata air telah kembali normal. Saat ini hujan masih lokal, beberapa daerah yamg belum terguyur hujan sumber mata air debitnya masih kecil.

Dikatakan armada yang dikerahkan untuk droping air tinggal tiga armada, yakni BPBD dua unit dan PDAM satu unit. Mobil dari PMI, Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah ditarik seiring berkurangnya daerah kekeringan. "Tiap titik mendapat droping dua atau tiga hari sekali," katanya.

Dikemukakan anggaran untuk droping masih menggunakan dana CSR dari sejumlah perusahaan daerah dan perusahaan swasta yang ada di Temanggung. Dana itu diperkirakan cukup hingga 7 hari kedepan, jika ternyata masih ada permintaan tetap akan dilayani dan droping menggunakan dana anggaran negara yang masih ada.

"Anggaran droping dari APBD murni dianggarkan 350 tangki danĀ  ditambah melalui APBD perubahan sebanyak 400 tangki. Dana dari perubahan masih ada, jika nanti sisa akan dikembalikan ke kas negara," katanya. (Osy)

Kredit

Bagikan