Cilacap Gelar Widarapayung Surfing Competition 2019

user
ivan 02 November 2019, 18:49 WIB
untitled

CILACAP, KRJOGJA.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan Widarapayung Surfing Competition 2019 di pantai Widarapayung, Binangun, Cilacap. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (02/11/2019) dan Minggu (03/11/2019) sebagai upaya mempromosikan potensi wisata bahari di Kabupaten Cilacap, melalui olahraga surfing atau selancar.

"Potensi wisata bahari di Cilacap cukup banyak, mulai dari kota Cilacap sampai Jetis," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Maruf usai membuka Widarapayung Surfing Competition 2019, Sabtu (02/11/2019).

Sehingga pihaknya mengharapkan kegiatan tersebut  dapat digelar setiap tahun. "Maka kami minta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Cilacap terus menjalin kerja sama lebihn intens dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif termasuk Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," lanjutnya.

Dijelaskannya, dengan kegiatan kompetisi surfing itu potensi wisata bahari Cilacap akan menjadi terangkat dan wisatawan akan berdatangan. Dampak positifnya,  ekonomi masyarakat menjadi terangkat.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap Heroe Harjanto mengatakan,  kegiatan tersebut digagas Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Indroyono Soesilo dalam suatu acara diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/FGD). Hal itu mengingat potensi destinasi surfing di Cilacap sangat potensial untuk dikembangkan dan makin dikenal banyak negara.

Menurutnya, Cilacap memiliki ombak yang bagus dan dapat menjadi destinasi surfing internasional, diantaranya, Pantai Widarapayung dan Pantai Rancababakan yang ada di Pulau Nusakambangan. Bahkan beberapa peselancar dari luar negeri berencana akan melakukan ekshibisi di Pantai Rancababakan itu.

Sedang Ketua Panitia Widarapayung Surfing Competition 2019 Ikbalul Murid mengatakan, sebenarnya kegiatan kompetisi surfing itu digelar yang ketiga kalinya. "Pertama pada 2010 dan kedua pada 2012. Namun demikian, baru kali ini yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya.

Dikatakan, kompetisi surfing tahun 2019 diikuti 80 peselancar dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, Lombok, Pelabuhan Ratu. Pangandaran, dan Banyuwangi. Namun ada juga peselancar dari Jepang, Prancis, dan Jerman untuk ekshibisi.(Otu)

Kredit

Bagikan