Alasan Kebutuhan, Suami Istri Kompak Edarkan Pil Koplo

user
agus 30 Agustus 2022, 14:55 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Satres Narkoba Polres Sleman mengamankan pasangan suami istri (pasutri) diduga mengedarkan pil Trihexyphenidyl. Dari tangan kedua warga Pakem Sleman itu, polisi menyita barang bukti sebanyak 1.403 butir pil trihexyphenidyl dan uang hasil penjualan Rp 800.000.

Kasatres Narkoba Polres Sleman, AKP Irwan mengatakan, kedua tersangka, diamankan setelah adanya laporan dari masyarakat. "Rumah kedua tersangka selalu ramai, sehingga warga curiga kemudian melapor dan kami tindaklanjuti. Kedua tersangka berinisial AWP berusia 39 tahun dan istrinya ASS berusia 24 tahun," ujarnya, Selasa (29/8).

Pasutri yang telah memiliki satu orang anak laki-laki ini, telah menjual psikotropika selama tiga bulan terakhir dengan alasan kebutuhan ekonomi. Dalam bertransaksi, AWP dan ASS telah membungkus pil dalam kemasan berisi 10 butir. Keduanya mengaku membeli pil yang diedarkan ke wilayah DIY secara daring.

Kaur Bin Ops (KBO) Satres Narkoba Polres Sleman Iptu Farid Noor memperkirakan, jumlah pil yang sudah dijual dan diedarkan pasutri tersebut lebih dari 1.400 butir. Hal itu merujuk pada pengakuan kedua tersangka, yang mengatakan jika sudah berjualan barang terlarang itu kurun waktu tiga bulan.

"Pengakuan mereka, berjualan pil trihex untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terdampak ekonomi karena pandemi Covid-19, kemudian sang suami mengajak istri berjualan," beber Farid.

Tersangka AWP berdalih, berjualan pil untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena tidak punya penghasilan tetap dari pekerjaannya yang serabutan. "Sudah tiga bulan (mengedarkan), untuk kebutuhan sehari-hari," dalih tersangka AWP. (Ayu)

Kredit

Bagikan