Kejar Target, Tiap Kalurahan di Sleman Kini Gelar Vaksinasi Booster untuk Warga

user
danar 26 Agustus 2022, 09:59 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Sleman, DIY masih terbilang rendah. Hingga saat ini jumlah penerima vaksin booster di Sleman baru sebanyak 42 persen.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi booster kepada masyarakat. Terlebih saat ini jumlah kasus harian Covid-19 di Sleman tengah meningkat. "Dari data saat ini yang masuk di Sleman, Covid-19 ini sekarang naik lagi. Dan saya agak prihatin karena persentase vaksin booster ini masih rendah," kata Danang usai meninjau vaksinasi Binda DIY di kantor Kalurahan Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Jumat (26/8/2022).

Untuk mengejar target capaian vaksinasi booster, Pemkab Sleman mulai membuka sentra vaksin di Kalurahan-kalurahan dengan target 1000 dosis vaksin tiap tempatnya. Danang memastikan pemerintah kabupaten hadir di tengah-tengah masyarakat. Terlebih saat ini masyarakat seolah-olah sudah mengabaikan Covid-19 dan menganggap pandemi ini sudah berakhir.

"Harapan kami masyarakat tergerak untuk vaksin booster karena pemerintah selalu turun, tanggap, dan terus mensosialisasikan ke masyarakat, bahkan menggelar vaksin booster di masyarakat-masyarakat bawah," tegasnya.

Sementara Rudi Kurniawan, Petugas Vaksinasi Posda Sleman Binda DIY mengatakan vaksinasi dosis ketiga sangat diperlukan. Hal itu agar tercipta kekebalan tubuh dari wabah Covid-19 yang kembali meningkat. Dirinya menyadari masyarakat masih enggan menjalani vaksinasi dosis ketiga atau booster, sebab beranggapan pandemi Covid-19 telah berakhir.

"Banyak warga yang menganggap gejala Covid-19 cenderung ringan seperti flu atau pilek sehingga tidak perlu khawatir. Selain itu, berbagai euforia di masyarakat karena kasus Covid-19 mengalami penurunan juga membuat kesadaran masyarakat untuk booster rendah," pungkasnya.(*)

Kredit

Bagikan