Vaksinasi Rabies Digelar, Pemkot Sediakan 2.600 Dosis Untuk Hewan Peliharaan

user
danar 25 Agustus 2022, 10:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemkot Yogya akan kembali menggulirkan program vaksinasi rabies secara gratis bagi hewan peliharaan. Terdapat 2.600 dosis vaksin yang telah disediakan untuk hewan jenis anjing, kera dan kucing.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya Suyana mengaku, vaksinasi rabies akan dilakukan sepanjang September mendatang. "Jumlah vaksin yang disiapkan tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Kami targetkan seluruhnya terserap dalam program ini," ungkapnya, Rabu (24/8/2022).

Pada tahun lalu, vaksin rabies yang disiapkan mencapai sekitar 2.300 dosis. Menurutnya, program vaksinasi rabies pada tahun ini akan dilakukan di beberapa lokasi. Di antaranya di seluruh kelurahan secara bergiliran, di dokter hewan praktik mandiri, serta di Poliklinik Hewan Kota Yogya.

Kegiatan vaksinasi rabies di kelurahan akan dilakukan mulai 1-27 September sesuai jadwal yang sudah ditetapkan dan bisa diikuti oleh seluruh masyarakat di Kota Yogya. Warga bisa langsung datang ke lokasi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan dengan membawa kartu identitas, KTP bagi warga Kota Yogya atau surat keterangan domisili bagi warga luar daerah yang berdomisili di Kota Yogya.

Sedangkan vaksinasi rabies di tempat praktik dokter hewan dan Poliklinik Hewan Kota Yogya dijadwalkan dilakukan pada 1-28 September disesuaikan jadwal praktik dari dokter hewan. Pendaftaran bisa dilakukan melalui link pendaftaran yang bisa diakses di laman media sosial Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya atau di Pemkot Yogya.

"Hewan yang bisa mengikuti vaksinasi rabies harus dalam kondisi sehat, berusia minimal empat bulan, sedang tidak hamil dan tidak menyusui, dan hewan sudah mendapat obat cacing minimal satu pekan dan maksimal tiga bulan sebelum vaksinasi," urai Suyana

Ia berharap masyarakat di Kota Yogya yang memiliki hewan peliharaan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut. Hal ini karena tidak ada biaya apapun yang dipungut dan melalui vaksinasi. Dengan adanya program itu, maka Kota Yogya dapat mempertahankan status bebas rabies yang sudah disandang sejak 1990.

Menurut Suyana, pihaknya sempat mendapat laporan adanya beberapa kasus gigitan hewan, termasuk gigitan anjing. Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan dan pemantauan, tidak ada yang disebabkan karena rabies atau terinfeksi penyakit tersebut. "Kasus gigitan biasanya lebih disebabkan faktor hewan yang mungkin terkejut, merasa terancam atau marah," katanya. (Dhi)

Credits

Bagikan