Dibiayai Pajak Rokok, Peserta JKM Purbalingga Tertinggi di Banyumas

user
agus 24 Agustus 2022, 19:10 WIB
untitled

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) Purbalingga saat ini tercatat 906.353 jiwa. Angka itu setara 88,69 persen dari total penduduk Purbalingga yang berjumlah 1.021.920 jiwa.

Dengan capaian angka itu, Purbalingga menempati rangking tertinggi kepesertaan JKM di wilayah eks karesiden Banyumas. JKM itu sedikit banyak mendapat kontribusi dari pajak rokok.

“Pemkab Purbalingga terus melakukan pendataan masyarakat tidak mampu yang belum tercakup BPJS Kesehatan. Dinas Kesehatan, Dindukcapil dan Dinsosdalduk-KBPPPA terus melakukan validasi data penduduk miskin dengan melibatkan Puskesmas dan kader kesehatan,” tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), pada rapat Paripurn DPRD dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD TA 2022, Rabu (24/8/2022).

Tahun 2023, lanjut Bupati Tiwi, Pemkab Purbalingga mentargetkan agar Universal Health Coverage (UHC) atau masyarakat Purbalingga keseluruhan mendapatkan JKN. Sehingga cakupan 88,69 persen yang sudah diraih akan ditingkatkan hingga 95 persen dari jumlah penduduk Purbalingga. Warga yang terdata akan mendapatkan dukungan Jaminan Kesehatan nasional (JKN) melalui penyerapan anggaran dari pajak rokok.

"Jadi harapannya nanti masyarakat miskin yang ketriwal, belum mendapatkan jaminan kesehatan bisa masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan," ujar Tiwi.

Terkait bidang kesehatan, pada Perubahan APBD 2022 ini belanja pengadaan tanah Pemkab Purbalingga naik sebesar Rp 2 Miliar. Belanja tersebut merupakan belanja dari BLUD Panti Nugroho, yang akan digunakan untuk pengembangan rumah sakit.

RSUD Goeteng Taroenadibrata dan RSUD Panti Nugroho juga didorong agar bisa naik kelas. Status RSUD Goeteng yang masih tipe C ke ditarget bisa meningkat menjadi Tipe B. RSUD Panti Nugroho yang saat ini Tipe D bisa naik menjadi C. Sehingga pelayanan kesehatan bisa maksimal.

“Upaya peningkatan itu perlu dilakukan secara simultan," ujarnya.  (Rus)

Kredit

Bagikan