Terdapat 22 Parpol Calon Peserta Pemilu di Kulonprogo

user
ivan 24 Agustus 2022, 20:32 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Sebanyak 24 partai politik (parpol) yang dinyatakan berkas lengkap oleh KPU RI, sesuai dengan aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) terdapat 22 parpol di Kabupaten Kulonprogo. Partai Buruh dan Partai Gelora tidak terdapat dalam aplikasi Sipol di Kabupaten Kulonprogo.

Tri Mulatsih SPd MA Ketua Divisi Teknis KPU Kulonprogo menyatakan hal itu saat mengadakan rapat koordinasi pertama kali dengan 22 pimpinan dan penghubung parpol calon peserta Pemilu Tahun 2024, di Rapat dilaksanakan di ruang Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU setempat. Rakor dilakukan untuk menjalin komunikasi dengan calon peserta Pemilu, sekaligus menyampaikan kegiatan verifikasi administrasi yang sudah dilakukan oleh KPU Kabupaten Kulonprogo.

Dijelaskan Tri Mulatsih, alur kegiatan verifikasi administrasi di mana parpol bisa segera menindaklanjuti hasil verifikasi administrasi yang meliputi dugaan ganda eksternal, belum usia 17 tahun, serta kesesuaian KTP dan KTA. "Untuk memastikan keanggotaannya, parpol dapat mengunggah surat pernyataan anggota disertai dokumen pendukung melalui aplikasi Sipol. Waktu yang diberikan parpol untuk mengunggah berkas dimaksud sampai 26 Agustus 2022," ungkapnya.

Tri Mulatsih menuturkan, rakor juga memberikan informasi bahwa sebagian parpol di tingkat Kabupaten sudah memperoleh akses Sipol, akan tetapi sebagian lagi proses unggah dokumen dipusatkan di DPW maupun DPP masing masing sehingga proses perbaikan data belum bisa ditindakjuti. "Proses tindak lanjut dan unggah dokumen merupakan kebijakan masing-masing parpol," ujarnya, Selasa (23/08/2022).

Ria Harlinawati SIP MA Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulonprogo menyatakan, untuk meminimalisir sengketa terhadap hasil verifikasi, parpol tingkat kabupaten segera berkoordinasi dengan parpol di atasnya untuk mempersiapkan hasil tindak lanjut yang akan diunggah di Sipol. "Lokus kegiatan tindak lanjut adalah di masing-masing kabupaten, karena parpol tingkat kabupaten yang paling mengerti kondisi keanggotaan di wilayahnya," imbuhnya. (Wid)

Credits

Bagikan