Kecamatan Ngawen dan BPKPAD Juara Keterbukaan Informasi Publik

user
Ary B Prass 24 Agustus 2022, 14:57 WIB
untitled

KLATEN, KRJOGJA.com -  Pemerintah Kecamatan Ngawen, serta Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) ditetapkan sebagai badan publik terbaik mengelola informasi publik. Hal ini merupakan hasil pemeringkatan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten tahun 2022.

Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa didampingi Sub Koordinator Layanan Informasi dan Statistik, Joko Priyono, Rabu (24/8/2022) mengemukakan, Pemerintah Kecamatan Ngawen ditetapkan menjadi badan publik terbaik dengan nilai 93,3. Peringkat kedua ditempati Kecamatan Karangdowo dengan nilai 84,3 dan ketiga Kecamatan Klaten Utara dengan skor 83,0.

Sedangkan  BPKPAD ditetapkan menjadi badan publik terbaik dengan nilai 90,3. Peringkat kedua adalah Dinas Kesehatan meraih skor 90,2 dan ketiga adalah Dinas Perhubungan dengan skor 89,3.

Joko Priyono menjelaskan ada dua kelompok penilaian, yakni antar kecamatan, dan antar badan/dinas.

“Ini karakternya beda untuk kelas OPD nya. Kecamataan kondisinya tak bisa disandingkan dengan yang ada di dinas. Baik itu dari sisi anggaran maupun sarana pendukung. Termasuk kendala utama adalah sumber daya manusianya sangat terbatas. Jumlah di kecamatan hanya 7 PNS nya, ada juga jabatan yang kosong. Kalau kecamatan kita tandingkan dengan OPD akan tidak fair, maka kita buat kategori untuk kecamatan tandingkan dengan kecamatan. Kemudian badan, dinas, sekretariat bertarung dengan badan dinas yang selevel. Eselon 2 dengan eselon 2 dan eselon 3 dengan eselon 3,” kata Joko Priyono.

Camat Ngawen Anna Fajria Hidayati mengemukakan, senang dan memberikan apresiasi pada timnya yang telah mengelola media informasi publik dengan baik. Dibawah bimbingan tim Diskominfo, sebenarnya keterbukaan informasi publik sudah dilaksanakan sehari-hari. Saat penilaian, ternyata indikator penilaian pemeringakatn itu sudah dipenuhi oleh tim di kecamatan.

“Dokumen-dokumen kan ada tanggal jejak digitalnya. Tim kami yang keren. Mereka, di tengah tugas pokok fungsi masing-masing, juga ada tugas tambahan, kita buat tim untuk kelola infromasi publik,” kata Anna Fajria.

Terpisah, Kepala BPKPAD, Muh. Himawan mengemukakan, semangat yang ia bangun dalam menjalankan tugasnya adalah semangat keterbukaan. Namun demikian, pihaknya juga koordinasi dengan Diskominfo. Hal ini dikarenakan ada informasi yang dikecualikan.

“Kami koordinasi, mana yang bisa kami publikasi dan mana yang tidak. Untuk data yang tidak dikecualikan ya kami buka. Memang ada yang dikecualikan, dan itu tidak bisa kita publikasi,” jelas Himawan. (Sit)

Kredit

Bagikan